Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Award
Johan Budi Raih Penghargaan 'Golden Speaker Award' Rakyat Merdeka
Friday 21 Jun 2013 09:22:28

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP.(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam acara perayaan ulang tahunnya yang ke-14, Rakyat Merdeka Group memberikan anugerah “Golden Speaker Award“ kepada Johan Budi SP atas kiprahnya sebagai Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penghargaan diberikan langsung oleh pendiri Rakyat Merdeka Group, H. Margiono, disaksikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono bersama para menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, tokoh politik, anggota parlemen, serta para insan pers, Rabu (19/6), di Ballroom Hotel Mulia, Jakarta. “Golden Award diberikan kepada tokoh yang dianggap berjasa dan telah memberikan kontribusi di bidangnya masing-masing,” ungkap H. Margono.

Johan Budi mengatakan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas sebaik-baiknya untuk KPK dan pemberantasan korupsi dan tak pernah membayangkan bahwa melaksanakan tugas sebagai Juru Bicara KPK dilihat secara berbeda, apalagi diberi penghargaan oleh media, dalam hal ini Rakyat Merdeka. “Saya hanya sekrup kecil dari mesin bernama KPK. Tentu ini tak lepas dari dukungan staf Biro Humas yang luar biasa dan tanpa mengenal lelah meski serangan datang silih berganti kepada KPK,” tegasnya.

Selain kepada Johan Budi, Rakyat Merdeka juga memberikan penghargaan “The Golden Award” kepada tiga tokoh lain yang dianggap memberikan perubahan positif di Indonesia. Mereka adalah pengusaha Chairul Tanjung, akademisi Anies Baswedan, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Ignatius Johan.

Chairul Tanjung menerima penghargaan “The Golden Vision” atas kiprahnya menularkan motivasi berbisnis dan membuka banyak lapangan kerja. Sedangkan Anies Baswedan mendapat “Golden Idea Award” atas sumbangsihnya memberikan ide-ide brilian bagi pendidikan nasional. Untuk “Golden Action Award” diberikan kepada Ignatius Johan yang dianggap mampu membawa banyak perubahan dalam memajukan perkereta-apian di Indonesia.

Presiden SBY memberikan selamat kepada para tokoh penerima penghargaan. Presiden mengharapkan prestasi tokoh-tokoh itu dapat menginspirasi rakyat Indonesia.(kpk/bhc/opn)


 
Berita Terkait Award
 
Semua Medali di Olimpiade Tokyo Hasil Daur Ulang Ponsel dan Laptop Tua
 
Kajari Gunung Mas Juara Umum Kinerja Terbaik Se Kalteng
 
Ibu Negara Raden Ayu Siti Hartinah Soeharto, Sang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
 
Delegasi Indonesia Berprestasi di Asean Skills Competition Dapat Penghargaan Menaker
 
Sejumlah Kepala Daerah Raih K3 Award dari Kemnaker
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]