Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Kenaikan Harga BBM
Jika BBM Naik, Aktivis Ancam Turunkan SBY dan Boediono
Thursday 20 Jun 2013 23:50:04

Aksi demo penolakan terhadap rencana Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi penolakan terhadap rencana Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dimana sebelumnya dalam Rapat Paripurna DPR-RI sudah mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013.

Aksi dari ratusan aktivis ini mendesak Menteri ESDM Jero Wacik, guna membatalkan rencana pengumuman yang akan dilaksanakan esok malam Jum'at (21/6) dan harga baru BBM mulai berlaku sejak Sabtu (22/6) pukul 00:00 Wib.

Para pendemo yang terdiri dari gabungan elemen serikat buruh, petani dan mahasiswa terdiri dari, FPBI, GSPB, SBTPI, Progresip, FBLP, SPCI, SBM Tangerang, SBMI, Frontjak, KPOP, Kasbi Jakarta, Perempuan Mahardika, SBSI 92, SRMI, Serbuk Karawang, Sebumi, LMND, PMKRI, GMKI, KMHDI, Dewan Mahasiswa Indonesia, Pembebasan, KPA, PPR,PPI, Politik Rakyat, Geram, FPR, GRI,KPO, dan PRP.

Dalam orasinya ini mengecam rencana kenaikan BBM, dan mengancam pemerintahan SBY-Boediono agar membatalkan rencana tersebut, jika tidak akan terjadi aksi dan penolakan yang lebih dahsyat lagi, bahkan salah seorang orator mengancam akan membakar Istana Negara.

"Jika BBM naik, ayo kita ke Istana, kita bakar istana," teriaknya di depan pagar kementerian ESDM, Kamis (20/6).

Kent Hendriyansah dari Komite Pertanahan Argraria KPA, mengatakan kepada BeritaHUKUM.com, gagalkan rencana kenaikan BBM, kami menganggap pemerintahan SBY, tidak berpihak kepada rakyat. Malah lebih mementingkan pihak-pihak asing serta pemodal dan menghancurkan bangsa serta rakyat sendiri. Kami ingatkan agar tunda kenaikan BBM, atau kami akan turunkan rezim SBY-Boediono," pungkasnya.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kenaikan Harga BBM
 
• FITRA: Peneriman Negara Bukan Pajak, Dapat di Gunakan Cegah Kenaikan BBM
 
• Fuad Bawazier: Pemerintah Keliru Menaikkan Harga BBM
 
• Inilah Program Kompensasi Untuk Mempertahankan Kesejahteraan Masyarakat
 
• Pengendara Sepeda Motor Padati SPBU Sebelum Pukul 00:00 WIB
 
• Para Menteri Berkumpul Umumkan Kenaikan Harga BBM
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]