Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Singkong
Jenis Singkong Emas Tawarkan Alternatif Nilai Tepung Terigu
Sunday 20 May 2012 20:03:51

Ketua Umum DPP FOK, Endy dan pengurus sedang mempertunjukan demo masak kue berbahan tepung wokaf. (Foto: BeritaHUKUM.com/boy)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) - Optimalisasi tepung wokaf selaku bahan dasar yang terbuat dari singkong emas, melalui jenis usaha kuliner dan produksi jajanan kue diberdayakan Dewan Pengurus Pusat Forum Organisasi Kepemudaan (DPP FOK), Tebet Jakarta Selatan.

Menurut Ketua Umumnya, Endy Priyatna, bahan baku singkong emas dapat dibisniskan melalui 13 turunan kerjasama usaha. "Selain kulit sebagai pakanan ternak, singkong ini dapat dijadikan terigu wokaf sebagai bahan dasar kue dan difermentasikan sebagai bahan tambahan madu. Ada 13 turunan dapat dibisniskan melalui singkong emas ini," tutur Endy pada sejumlah wartawan saat menyaksikan demo masak singkong emas DPP FOK , Sabtu (19/5).

Diantara turunan tersebut diantaranya dibuat sebagai bioetanol guna bahan bakar memasak, terigu singkong diolah menjadi penganan kue pasar, mie hingga fermentasi madu. "Penemuan terigu mokaf dari IPB ini murah dan mampu bersaing dengan terigu berbahan gandum. Harga Rp.5.500 perkilogramnya dapat membantu UKM menekan nilai produksi. Sedangkan terigu lain Rp. 10.000 perkilogramnya," papar Endy menambahkan.

Menurutnya perbedaan harga tersebut mampu membantu pengusaha kelas kecil menengah guna memproduksi usaha kuliner dengah harga bahan terjangkau namun berkualitas.

"Kualitas daya kembangnya pun lebih baik, sama dengan terigu (gandum) yang biasa dipakai,"imbuhnya. Adapun dengan 6 kali pengujian dinyatakan telah memenuhi syarat." Kita tinggal menunggu izin Badan Pengawasan Obat dan Makanan guna dapat diperjual belikan secara umum," ungkap Endy.

Terkait produksi singkong emas, DPP FOK telah menghasilkan 25 ton singkong perharinya diatas lahan seluas 1.000 meter dengan areal penjualan singkong di kota Bogor dan kedepan akan pula menyalurkan produksi itu ke propinsi Papua.
DPP FOK memiliki 69 organisasi kepemudaan, 7 Lembaga Swadaya Masyarakat dan 5 Organisasi Masyarakat. (Bhc/boy/ind)


 
Berita Terkait Singkong
 
• Petani Singkong Lampung Keluhkan Harga Jual Singkong yang Anjlok
 
• Indonesia Impor Singkong dari Vietnam dan Italia, Gerindra: Ini Sangat Memalukan!
 
• Jenis Singkong Emas Tawarkan Alternatif Nilai Tepung Terigu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]