Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
Pangan
Jelang Ramadan, Pemerintah Terus Pantau Pergerakan Harga Pangan
Friday 30 May 2014 02:54:39

Ilustrasi.(Foto: BH/coy)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan menjelang bulan ramadan yang jatuh pada bulan Juni dan Juli, pemerintah terus melakukan pemantauan pergerakan harga bahan pangan di pasar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gejolak tinggi harga bahan pangan dipasaran yang nantinya akan berdampak pada masyarakat.

"Pada ramadan dan lebaran tahun ini ketersediaan stok pangan maupun jaringan distribusi kita relatif lebih baik dibandingkan keadaan dan kondisi yang lalu dengan demikian diharapkan bahwa nantinya pada saat ramadan dan lebaran yang akan kita hadapi insya allah tidak akan terjadi gejolak yang terlalu berlebihan," ujarnya usai rakor ketahanan pangan di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Senin (26/5).

Menurut Menko, pemerintah tiap minggunya akan terus melakukan pemantauan harga-harga bahan pangan. "Segala sesuatunya kita persiapkan, bahwa dua minggu yang akan datang kita masih akan menghadapi rapat kembali persiapan sebelum nanti pada saat ramadan setiap minggu kita akan monitor masalah perkembangan harga barang-barang komoditas yang ada," tuturnya.

Langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah, sambung dia, adalah melakukan operasi pasar sebelum terjadinya gejolak harga pangan. Menurutnya operasi pasar ini dilakukan agar para pedagang tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan dan tidak mengambil keuntungan yang terlalu berlebihanm

Ia juga mengatakan akan terus memantau hal-hal yang berpotensi terjadinya inflasi khususnya pada bulan ramadan dan idul fitri.

"Inflasi kita relatif sampai bulan ini masih sangat terjaga dan terkendali memang ada peluang untuk masalah inflasi khususnya pada ramadan nanti dibulan Juni-Juli dan lebaran, bersamaan juga dengan liburan sekolah yang selalu saja menyebabkan inflasi naik. Selain itu pendaftaran sekolah tahun ajaran baru itu juga selalu terjadi peningkatan inflasi," tuturnya.

Sementara Menteri Perdagangan Impor Muhammad Lutfi mengatakan telah melakukan pemantauan kertersedianaan bahan pangan. Seperti air dalam kemasan, susu kaleng, mie instan, biskuet, pakai jadi, termasuk LPG 3 kg. Begitu juga terkait bahan pangan yang tahan lama yakni gula, beras, minyak goring, tepung terigu, kedelai impor dan lokal, daging sapi, daging ayam, telur ayam ras, cabe merah keriting, cabe rawit merah, bawang merah dan bawang putih.

"Dari harga-harga tersebut dapat kami laporkan bahwa trandnya yaitu sebulan sebelum ramadan biasanya terjadi fluktuasi harga. Ada juga beberapa hal yang bay desain dengan perhitungan pemerintah sengaja dinaikan yaitu daging ayam dan telur ayam," pungkasnya. (Kemenko Perekonomian/ES/setkab/bhc/sya)


 
Berita Terkait Pangan
 
• Aparat Penegak Hukum Didesak Turun Tangan Investigasi Kasus Mafia Pangan
 
• Ansy Lema: Bapanas Harus Bereskan Carut-Marut Pangan Nasional
 
• Hadapi Ancaman Krisis Pangan, Pemerintah Diminta Lebih Waspada
 
• Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Krisis Pangan
 
• Harga Pangan Belum Stabil, Andi Akmal Pasluddin Tegaskan Pemerintah Segera Kerja Optimal
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]