Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Jawaban Partai Gerindra, Terkait Koalisi dan Pemenangan Pemilu
Monday 18 Feb 2013 15:42:21

Wasekjen Gerindra, Anwar Ende.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tahun 2013 merupakan tahun penentuan sejauh mana partai-partai mampu mendulang suara pada Pemilu 2014 nanti. Para Ketua Umum partai yang telah lolos untuk mengikuti Pemilu, gerak-gerik mereka dalam pantauan media.

Ketua Umum Partai Gerindra pernah mendatangi Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, namun pembicaraan mereka belumlah sampai pada persoalan koalisi untuk bersama memenangkan Pemilu 2014.

"Dari informasi yang saya terima bahwa Prabowo datang menemui Hatta Rajasa dalam rangka berbincang-bincang tentang perekonomian nasional, belum sama sekali membicarakan tentang koalisi. Boleh dong saling silaturahmi," kata Wakil Sekjen (Wasekjen) partai Gerindra Anwar Ende kepada Pewarta BeritaHUKUM.com saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Senin (18/2).

Dikatakannya lagi kemarin ada acara bergabungnya Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) telah resmi bergabung dengan Gerindra. Ketua Umum PKNU Chairul Anam, Ketua Dewan Syuro PKNU KH Abdul Azim Suhaimin dan Wakil Ketua Umum PKNU Muchtar Tahir serta Sekjen PKNU Tohadi telah resmi datang dan menyatakan akan memenangkan partai Gerindra dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

"Tapi PKNU tidak melebur, itu nanti PKNU akan membentuk organisasi sayap. Di partai kita ini, ada yang namanya organisasi sayap, PKNU akan membentuk organisasi sayap yang ada di bawah partai Gerindra. Ketua Umum PKNU dan para pendukung dan simpatisannya ingin menyalurkan aspirasinya melalui partai Gerindra," terang Anwar.

Dijelaskannya lagi bahwa PKNU memiliki banyak konstituen, namun partainya tidak lolos. Para Anggota PKNU juga ingin jadi Anggota DPR, "Kendaraan mana yang dipakai, ya kita welcome, siapa saja yang ingin bergabung kita akan terima," ujar Wasekjen.

"Seperti diketahui bahwa untuk pencalonan sebagai caleg partai Gerindra itu kita membuka pendaftaran, kita buka secara umum siapa saja yang ingin mendaftarkan diri, pendaftaran sampai tanggal 28 Februari 2013," jelasnya.

"Animo masyarakat terhadap partai Gerindra cukup besar, sampai hari kemarin hampir 1400 orang sudah mendaftar di partai Gerindra untuk DPR RI, dan belum ditutup. Namun ada quota, sebab jumlah kursi yang diperebutkan untuk DPR RI hanya 560. Badan seleksi partai Gerindra akan menyeleksi para caleg yang layak untuk diusung partai, kita ingin menang, tentunya kita akan mengusung calon-calon yang memiliki peluang keterpilihan yang besar. Itu saya pikir hal yang wajar dimana-mana," ungkap Anwar.

Mengenai Pilgub Jawa Barat, partai Gerindra telah menyatakan diri mendukung penuh Dede Yusuf yang maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat. "Partai kita mendukung pencalonan Dede Yusuf untuk maju menjadi Gubernur Jawa Barat, itu sudah jelas," pungkas Anwar.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Partai Gerindra
 
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
 
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
 
Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
 
Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]