Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
PT KAI
Jalur KA Pantura Jawa Akan Dioperasikan Pada Akhir 2013
Tuesday 19 Feb 2013 10:26:18

Jalur rel Kereta Api.(Foto: Ist)
SEMARANG, Berita HUKUM - Setelah pembebasan lahan telah mencapai 68,7%, Kementerian Perhubungan menyatakan jalur ganda kereta api pantai utara Jawa senilai Rp 9,8 triliun akan mulai dioperasikan pada akhir 2013.

Ditjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menjelaskan berdasarkan kemajuan realisasi fisik pembebasan lahan jalur ganda kereta api pantura per 10 Februari 2013 telah mencapai 68,7%.

“Jalur ganda posisi terakhir kurang lebih 68,7 % dan kita harapkan secara keseluruhan Desember 2013 selesai 100 persen. Secara parsial (jalur KA) hingga Semarang dapat selesai dikerjakan sebelum lebaran dan lebaran digunakan,” ujarnya, Senin (18/2).

Dia memaparkan proses pembebasan lahan dilapangan berjalan secara variatif karena ada pemilik lahan yang setuju dan ada warga yang belum menyepakati harga tanah yang akan dibayar.

Tundjung menyatakan pihaknya pada Juni 2013 akan menyelesaikan pemindahan pipa air milik PT Petrokimia Gresik yang terkena pembangunan jalur ganda sepanjang 9,1 km di Lamongan-Jawa Timur.

Dia menambahkan pipa air milik PT Petrokimia Gresik sepanjang 12,9 km dan 3,8 km telah direlokasi.

Pipa air milik PT Peterokimia Gresik itu menghambat pelaksanaan konstruksi jalan rel sehingga pemasangan rel belum bisa dilakukan.

Dia memaparkan pihaknya juga akan memindahkan pipa PT Pertamina yang terkena pembangunan jalur ganda sepanjang 4,56 km namun terkendala cuaca pada musim hujan.

Pemindahan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara Tbk, tuturnya, telah dilakukan sepanjang 15 km dan konstruksi pembangunan jalur ganda bisa dilakukan.

Dia juga menjelaskan semua pihak perlu mendukung pembebasan lahan jalur ganda kereta api pantura sepanjang 727 km agar mempercepat pengerjaan dan pengoperasian jalur ganda karena memberikan manfaat bagi banyak pihak.(bas/bsn/bhc/rby)


 
Berita Terkait PT KAI
 
• KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia
 
• KAI Akan Laporkan dan Tuntut Pengemudi Mobil yang Tabrak KRL
 
• KAI Layani Tes PCR Selama Nataru, Tarifnya Rp195.000 di 17 Stasiun
 
• Mulai Besok Jalur 10 Stasiun Kereta Manggarai Bakal Ditutup Selama 45 Hari
 
• Pemerintah Cabut Subsidi untuk 5 Kereta Api Ekonomi, Ini Daftarnya
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]