Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Sidang Online
Jaksa Tuntut Hukuman Mati Kepada 4 Terdakwa Jaringan 41 Kg Sabu
2020-04-10 05:50:27

Tampak 4 terdakwa kasus jaringan 41 Kg sabu yang dituntut hukuman mati pada sidang online di PN Samarinda (8/4).(Foto: Istimewa)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Jaksa Kejaksaan Negeri Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pada sidang yang di gelar dengan agenda tuntutan terhadap 4 terdakwa dalam kasus jaringan Narkotika jenis Sabu dengan barang bukti seberat lebih 41 Kg, dituntut hukuman mati pada sidang yang digelar secara online oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda pada, Rabu (8/4).

Keempat terdakwa yang digiring Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dian Anggraini, SH dari Kejaksaan Negeri Samarinda, saat sidang tetap berada di Rutan Kls 2A Sempaja Samarinda, mereka adalah Firman Kurniawan, Tanjidillah alias Tanco, Rudiansyah dan Aryanto Safutro.

Sidang yang di gelar secara online tersebut dengan ke 4 terdakwa tetap berada dalam tahanan Rutan dan Jaksa tetap berada di kantor Kejaksaan tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Burhanuddin, SH. MH, dengan Hakim Budi Santoso, SH,MH dan Hasrawati Yunus, SH. MH.

JPU, Dian Anggraeni dalam amar tuntutannya menyebutkan, agar Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan supaya menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan Pasal 114 Ayat (2) junto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dalam dakwaan Primair.

"Menjatuhkan Pidana kepada terdakwa dengan Pidana mati," sebut JPU, dalam amar tuntutannya kepada terdakwa Firman Kurniawan, Tanjidillah alias Tanco, Rudiansyah dan Aryanto Safutro oleh Jaksa Dian, yang amar tuntutan dibacakan tersendiri.

Ditengah pembacaan tuntutan oleh JPU Dian Anggraini, Ketua Majelis Hakim Burhanuddin melalui microfonnya mengharapkan agar amar tuntutannya dibacakan satu-satu atas nama terdakwa.

"Bu Jaksa, amar tuntutanya dibacakan satu-satu terdakwa," ucap Burhanuddin.

Oleh Jaksa amar tuntutan yang dibacakan atas nama terdakwa Firman Kurniawan, di susul terdakwa Tanjidillah alias Tanco, ketiga Rudiansyah, dan yang ke empat Aryanto Saputro. Ke 4 terdakwa dengan tuntutan yang sama yakni hukuman mati.

Usai pembacaan tuntutan, Majelis Hakim Burhanuddin menanyakan, apakah para terdakwa akan mengajukan pembelaan sendiri atau menyerahkan kepada Penasehat Hukumnya.

Penasehat Hukum terdakwa awalnya meminta waktu satu minggu, namun oleh Majelis Hakim memberikan opsi agar dua minggu kedepan untuk mengajukan pembelaan atau pledoi pada, Rabu (22/4) yang datang, tegas Ketua Majelis Hakim Burhanuddin diikuti pengetukan palu hakim tanda sidang telah selesai.(bh/gaj)


 
Berita Terkait Sidang Online
 
• MA dan Kejaksaan Beserta Kumham Sepakat Sidang Online sampai Wabah Covid 19 Berakhir
 
• Jaksa Tuntut Hukuman Mati Kepada 4 Terdakwa Jaringan 41 Kg Sabu
 
• Kejati Maluku MoU Terkait Sidang Online. Kejari Seram Bagian Barat: Akan Sidangkan Pakai Aplikasi Skype
 
• 303 Kajari Sidangkan 1.509 Perkara Secara Online
 
• Sidang Pidana Secara Online. Prof Dr Indriyanto Seno Adji: Persidangan Online Adalah Quasi Court
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]