Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Narkoba
Iyut Bing Slamet Divonis Setahun Penjara
Wednesday 24 Aug 2011 23:53:41

Iyut Bing Slamet (Foto: Istimewa)
JAKARTA- Terdakwa Ratna Fairuz Albar alias Iyut Bing Slamet divonis satu tahun penjara. Artis era 80-an ini, dinyatakan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah, karena memeiliki dan mengunakan narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,4 gram. Demikian vonis majelis hakim yang diketuai Martinus Bala di PN Jakarta Barat, Rabu (24/8).

Majelis hakim menilai Iyut bersalah sebagai pemakai narkoba jenis sabu, bukan sebagai pengedar barang haram tersebut. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya, adik kandung mantan penyanyi cxilik Adi Bing Slamet itu, dituntut penjara selama tujuh tahun serta diharuskan membayar denda Rp 1 miliar.

Atas hukuman ini, terdakwa Iyut merasa senang. Pasalnya, ia hanya akan menjalani sisa tahanan selama tujuh bulan di Rutan Pondok Bambu. "Kalau ditanya senang ya senang. Bahkan, kalau bisa dihukum jauh di bawah itu,” ujarnya usai persidangan.

Sikap serupa disampaikan kuasa hukum Iyut, Priyagus Widodo. Ia sangat senang dengan putusan ini. "Kami merasa senang dan bahagia atas vonis tersebut, karena sebelumnya JPU menuntut tujuh tahun penjara,” jelasnya.

Priyagus mengungkapkan, ringannya vonis ini, karena majelis menerapkan pasal berbeda bagi kliennya. Majelis menggunakan pasal 127 ayat 1 yang ancaman hukumannya maksimal empat tahun. "Tapi, sebenarnya kami memohon rehabilitasi, tapi belum dikabulkan majelis hakim. Namun, intinya kami cukup puas dengan putusan hakim," tambahnya.

Persidangan kasus terdakwa Iyut Bing Slamet ini, berjalan lebih dari tiga bulan lamanya. Kasus ini bermula, ketika Iyut ditangkap petugas kepolisian, karena menggunakan narkoba di Hotel Penthouse Mangga Besar, Jakarta Barat pada 8 Maret 2011 lalu. Saat penangkapan, Iyut dalam keadaan teler dan terdapat alat bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 0,4 gram dan alat hisap.(tnc/biz)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]