Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Somalia
Istana Presiden Somalia Dibom, 14 Tewas
Sunday 23 Feb 2014 01:17:46

Serangan Bom di Istana Presiden Somalia.(Foto: Istimewa)
SOMALIA, Berita HUKUM - Sebuah bom mobil besar meledak di gerbang istana presiden Somalia, disusul dengan pertempuran senjata sengit, Jumat (21/2). Sebanyak 14 orang tewas akibat serangan yang dilakukan militan Al Shabab yang berafiliasi dengan Al Qaeda.

Shabab mengklaim serangan pada Jumat (21/2) di kompleks yang dijaga ketat di Mogadishu, yang juga dikenal sebagai Villa Somalia. Dilaporkan, Presiden Somalia, Sheikh Mohamud Hassan tidak terluka dalam serangan itu.

"Presiden baru saja menelepon saya untuk mengatakan dia terluka . Serangan di Villa Somalia telah gagal. Sayangnya beberapa nyawa yang hilang," kata Perwakilan Khusus PBB Nick Kay yang menulis di akun Twitternya.

Kantor berita AFP mengutip laporan polisi yang menyatakan bahwa setidaknya 14 orang tewas dalam serangan itu. Korban tewas diidentifikasi adalah lima pejabat atau tentara Somalia dan sembilan penyerang. Beberapa penyerang mengenakan rompi bom bunuh diri.

Menurut Abdikadir Ahmed, seorang polisi senior, pertempuran Jumat itu terjadi di rumah komandan militer Somalia, Jenderal Dahir Aden Indha Qarshe yang terletak di kompleks yang sama dan dekat gedung istana presiden.

"Para militan Shabab yang menyerang istana berjumlah sekitar 10 orang, berseragam militer dan topi merah seperti yang dikenakan oleh para penjaga istana," ujar Hussein Farah, seorang perwira polisi senior di lokasi kejadian, kepada Reuters.

Farah mengatakan penyerang menumpang tiga mobil. Salah satunya adalah sebuah bom mobil dan mobil-mobil lain yang membawa pejuang bersenjata.

"Semua pejuang Shabab tewas, beberapa penyerang meledakkan diri sementara yang lain ditembak mati. Beberapa penjaga pemerintah juga tewas,” ujarnya.

Sheikh Abdul Aziz Abu Musab, seorang juru bicara militer untuk Al Shabab mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa mereka memang berada di balik serangan itu.

"Komando kami telah menyerang apa yang disebut istana presiden untuk membunuh atau menangkap orang-orang yang berada di dalam. Musuh telah mengalami banyak kerusakan," kata Sheikh Abdul Aziz Abu Musab.

Perwakilan Khusus dari Sekretaris Jenderal PBB untuk Somalia, Nicholas Kay, mengutuk serangan itu.

"Ini adalah tindakan putus asa dan pidana yang tidak menghasilkan apapun kecuali merugikan rakyat Somalia. Orang-orang Somalia sudah lelah penembakan, pemboman dan pembunuhan. Sudah waktunya untuk babak baru dalam sejarah Somalia," kata Kay setelah berbicara dengan presiden Somalia.

Al-Shabab sebenarnya telah terusir dari Mogadishu pada tahun 2011 tetapi mereka masih menguasai banyak kota-kota kecil dan daerah pedesaan. Secara berkala, Al Shabab masih melancarkan serangan di Mogadishu.

Sebanyak 22.000 pasukan Uni Afrika sudah ikut membantu pemerintah Somalia dalam memerangi al-Shabab.(Al Jazeera & Agencies/AFP/Reuters/ BBC/U-5/sp/bhc/sya)


 
Berita Terkait Somalia
 
Hotel di Somalia Diserang, 10 Orang Tewas
 
Istana Presiden Somalia Diserang Al-Shabab
 
Istana Presiden Somalia Dibom, 14 Tewas
 
Sedikitnya 15 Orang Tewas dalam Serangan di Somalia
 
Perempuan AS Akui Kirim Uang ke Teroris Somalia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]