Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Islam
Islam Menganjurkan Ummatnya untuk Jadi Konglomerat
2020-12-22 15:54:28

Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si, Ketua Umum PP Muhammadiyah.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - 'Dalam konteks gerakan kita, usaha untuk membangkitkan sociopreneur merupakan bagian dari pilar keempat gerakan Muhammadiyah. Setelah kita berhasil di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial yang menjadi amal usaha Muhammadiyah, sejak Muktamar di Makassar, Muhammadiyah masuk pada pengembangan wirausaha,' sambut Haedar Nashir dalam acara Malam Anugerah Sociopreneur LPCR PP Muhammadiyah 2020 pada Senin (21/12).

Gerakan wirausaha memiliki jejak yang kuat dalam sejarah Islam dan Nabi Muhammad. Haedar menuturkan sebelum menerima risalah kenabian, Rasulullah SAW dikenal luas sebagai seorang pedagang. Jangkauan bisnisnya tidak hanya di dalam negeri, melainkan juga kawasan-kawasan luar, semisal Syam (Suriah). Karena itulah, kata Haedar, berwirausaha merupakan bagian dari spirit ajaran Islam.

"Kita disuruh berusaha mencari kebahagiaan hidup di akhirat tapi jangan melupakan kehidupan di dunia. Jadi, dalam Islam tidak dibenarkan hidup melarikan dengan cara zuhud, wara' anti dunia. Watak dari Islam tidak hanya berdiam dari masjid tapi juga harus berusaha, harus berniaga, mencari nafkah," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Semangat zakat, infak, shadaqah menunjukkan bahwa seorang muslim harus memiliki sesuatu untuk diberikan kepada muslim yang lain. Zakat tidak hanya terkandung dimensi teologis tentang ketaatan seorang hamba terhadap Rabb-nya. Tapi, ada dimensi sosiologis untuk menggugah kesadaran kemanusiaan kita. Dengan kata lain, adanya kewajiban zakat menandakan bahwa Islam membolehkan seorang muslim untuk menjadi konglomerat (aghniya).

"Bahkan Islam membolehkan untuk jadi kaya, jadi konglomerat, itu tidak salah. Itu bagian dari Islam agar kita bisa mengamalkan ajaran Islam seperti zakat. Tidak mungkin kita berzakat tapi tidak memiliki kekayaan," tutur Haedar.

Setelah itu, Haedar kemudian mengutip penggalan Hadis Nabi yang diriwayatkan Muslim, berbunyi: Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mukmin yang lemah. Karenanya, Islam sangat menganjurkan agar menyiapkan generasi yang berkualitas (dzurriyatan thayyibatan), bukan generasi yang lemah (dzurriyatan dhia'fan).(Ilham/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Islam
 
• Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
 
• Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
 
• Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
 
• Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
 
• LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]