Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Iran
Iran Tembak Jatuh Pesawat Tak Berawa
Monday 25 Aug 2014 01:08:53

Pesawat tak berawak mendekati daerah sekitar 300 km dari ibukota Teheran.(Foto: Twitter)
IRAN, Berita HUKUM - Iran menyatakan telah menembak jatuh sebuah pesawat tidak berawak di dekat situs pengayaan nuklir Natanz.

Garda Revolusi mengatakan mereka menembakkan peluru kendali sementara pesawat tersebut mendekati daerah sekitar 300 km dari ibu kota Teheran.

Pernyataan ini belum bisa dipastikan secara independen. Mereka tidak mengatakan kapan pesawat ditembak jatuh, atau apakah pihak Garda mengetahui pesawat tersebut milik Israel.

Sejumlah kekuatan dunia saat ini berunding dengan Iran tentang program nuklirnya.

Teheran menegaskan mereka tetap menginginkan memiliki kemampuan nuklir untuk tujuan damai, tetapi para pengecam, termasuk beberapa di Israel - mengatakan ini hanyalah alasan untuk memproduksi senjata nuklir.
Di masa lalu, Israel seringkali mengancam akan menyerang pembangkit nuklir Iran.

Natanz adalah situs utama pengayaan uranium, dan memiliki lebih 16.000 sentrifugal.

Bulan April, Iran dilaporkan telah melumpuhkan setengah cadangan uranium yang sudah diperkaya pada tingkat lebih tinggi, sesuai dengan kesepakatan permulaan tahun ini.

Hal tersebut diungkapkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) yang melakukan pemeriksaan tentang kepatuhan Iran terhadap persetujuan dengan enam kekuatan dunia.

Sementara, Kantor berita negara ISNA melaporkan Minggu.

"Pesawat jatuh itu dari siluman, radar-mengelak Jenis dan dimaksudkan untuk menembus area nuklir off-batas di Natanz ... tapi menjadi sasaran rudal darat-ke-udara sebelum berhasil memasuki daerah tersebut," ISNA mengutip pernyataan oleh Garda Revolusi.
Situs Natanz secara luas dilihat sebagai fasilitas sentral Iran untuk pengayaan uranium.

Pada tahun 2011, Iran menembak jatuh sebuah pesawat tak berawak AS RQ-170 di dekat kota Kashmar.

Awal tahun ini, Tehran meluncurkan salinan drone Amerika jatuh di sebuah pameran kedirgantaraan militer. Menurut pejabat Iran, copy ini dilengkapi dengan pengumpulan data canggih, video dan sistem radar.
(BBC/bhc/ria/sya)


 
Berita Terkait Iran
 
Israel Bujuk AS Batalkan Perjanjian Nuklir Iran
 
Baru Dilantik, Presiden Iran Ebrahim Raisi Hadapi Ujian Dini
 
Iran Minta Indonesia Jelaskan Alasan Penyitaan Kapal Tanker yang Dituduh Melakukan Transfer Minyak Ilegal'
 
Pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani oleh AS Dinyatakan Melanggar Hukum Internasional
 
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei Bela Angkatan Bersenjata
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]