Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Iran
Iran Luncurkan Jet Tempur Siluman
Sunday 03 Feb 2013 14:52:35

Jet tempur Qaher F313.(Foto: Ist)
IRAN, Berita HUKUM - Iran meluncurkan sebuah jet tempur buatan dalam negeri yang disebut-sebut mampu hilang dalam radar, Minggu (3/2).

Jet tempur satu kursi ini diberi nama Qaher F313 dan merupakan desain terbaru buatan militer Iran sejak mereka meluncurkan jet Azarakhsh di tahun 2007.

Presiden Mahmoud Ahmedinejad dalam sambutannya mengatakan pesawat tempur ini memiliki ''hampir semua fitur penting'' yang terdapat dalam jet paling mutakhir di dunia.

Dia mengatakan: ''Perkembangan kekuatan militer bangsa Iran adalah ... untuk tujuan pencegahan dan pertahanan,'' katanya.

Dalam sebuah upacara peluncuran di dalam sebuah hangar di Teheran, Ahmadinejad mengatakan dia memberi peringkat pesawat ini ''masuk dalam jajaran jet tempur paling mutakhir di dunia.

Gambar jet tempur yang dirilis televisi negara menunjukkan sebuah jet baja abu-abu yang menurut Menteri pertahanan Iran Ahmad Vahidi dibangun dengan menggunakan ''bahan-bahan mutakhir'' dan memiliki kemampuan menghilang dari radar.

Nuklir

Upacara peluncuran ini bertepatan dengan perayaan 34 tahun revolusi 1979, yang mengganti pemerintahan syeh dukungan AS dengan rezim Islamis.

Ini bukan unjuk teknologi pertama Iran dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya Teheran juga mengklaim sukses mengirim monyet ke ruang angkasa dengan roket Pishgam.

Roket itu mampu mencapai ketinggian sekitar 120km untuk penerbangan sub-orbit.

Negara-negara Barat sendiri mengaku khawatir dengan program ruang angkasa Iran ini akan digunakan untuk mengembangkan misil jarak jauh yang bisa membawa hulu ledak nuklir.

Iran berulang kali membantah tengah mengembangkan senjata nuklir dan bersikeras menyatakan program nuklir mereka untuk kepentingan damai.(bbc/bhc/rby)


 
Berita Terkait Iran
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
 
Iran siapkan hadiah Rp 950 miliar bagi siapapun yang bisa bunuh Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
 
Israel Bujuk AS Batalkan Perjanjian Nuklir Iran
 
Baru Dilantik, Presiden Iran Ebrahim Raisi Hadapi Ujian Dini
 
Iran Minta Indonesia Jelaskan Alasan Penyitaan Kapal Tanker yang Dituduh Melakukan Transfer Minyak Ilegal'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]