Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Iran
Iran Ancam Akan Ratakan Tel Aviv dan Haifa
Thursday 21 Mar 2013 23:33:54

Ayatollah Ali Khamenei.(Foto: Ist)
IRAN, Berita HUKUM - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan jika Israel menyerang Iran, maka kota-kota Israel seperti Tel Aviv dan Haifa akan rata dengan tanah.

"Kalau pemerintah Israel melakukan kesalahan dengan melancarkan invasi militer ke Iran, maka Tel Aviv dan Haifa akan rata dengan tanah," kata Khamenei dalam sambutan untuk menandai tahun baru Iran, Kamis (21/03).

Dalam pidato yang disiarkan televisi ini, Khamenei menggambarkan upaya Iran melawan tekanan internasional soal program nuklir tidak ubahnya seperti pertempuran melawan musuh yang ia gambarkan mencoba melumpuhkan Iran.

"Namun Iran tidak akan pernah tunduk pada tekanan negara mana pun," katanya.

Khamenei mengeluarkan pernyataan ini sehari setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan Israel memiliki hak mengambil langkah apa pun untuk melindungi rakyat Israel dari ancaman nuklir Iran.

Pernyataan PM Netanyahu didukung oleh Presiden Barack Obama, yang tengah berada di Israel, dengan menyebut Israel sebagai negara sahabat paling dekat.

Pemerintah di Teheran berkali-kali menegaskan bahwa mereka tidak mengembangkan senjata nuklir dan Ayatollah Ali Khamenei mengatakan dirinya tidak terlalu optimistis dengan hasil perundingan langsung dengan Amerika soal program nuklir Iran.(bbc/bhc/opn)


 
Berita Terkait Iran
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
 
Iran siapkan hadiah Rp 950 miliar bagi siapapun yang bisa bunuh Donald Trump dan Benjamin Netanyahu
 
Israel Bujuk AS Batalkan Perjanjian Nuklir Iran
 
Baru Dilantik, Presiden Iran Ebrahim Raisi Hadapi Ujian Dini
 
Iran Minta Indonesia Jelaskan Alasan Penyitaan Kapal Tanker yang Dituduh Melakukan Transfer Minyak Ilegal'
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]