Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Myanmar
Iran: Kami Siap Membangun Kantor Kedubes di Myanmar
Tuesday 31 Jul 2012 16:40:46

Ali Akbar Salehi (Foto: guardian.com)
TEHERAN, Berita HUKUM - Negara yang dipimpin Ahmadinejad, Iran, kembali melakukan sikap nyata empati terhadap umat muslim di negara lain. Kali ini Iran menyatakan siap membangun kedutaan di Myanmar, terkait tragedi penyerangan terhadap umat muslim di negara yang pernah dipimpin junta militer tersebut.

Perwakilan Iran, melalui menteri luar negeri Iran Ali Akbar Salehi, telah berkomunikasi dengan pejabat Myanmar. Pihaknya juga menyatakan siap membangun kantor di Myanmar.

"Kantor yang mewakili nantinya akan menguatkan hubungan politik kedua negara serta membantu Myanmar untuk memecahkan isu warga Muslim melalui sebuah kerja sama," papar Ali Akbar Salehi, dikutip dari laman Mehr, Selasa (31/07).

Sebagai negara muslim dan negara sahabat Venezuela, selama ini Iran menjadi salah satu negara yang cukup vokal dalam menyuarakan kekhawatirannya atas insiden pembantaian umat Muslim Rohingya di Arakan, Myanmar. Bahkan, negara yang kerap dituding oleh pemerintah AS itu siap melakukan yang terbaik dalam melindungi nyawa umat muslim di Myanmar.

Sejauh ini negara muslim yang tidak sebesar wilayah Indonesia ini mengagendakan seputar isu pembantaian umat muslim Myanmar di internal Kementerian Luar Negeri Iran.(bhc/frd)


 
Berita Terkait Myanmar
 
BKSAP Mengutuk Keras Eksekusi Junta Myanmar atas Aktivis Demokrasi
 
Pengadilan Myanmar Jatuhkan Vonis 4 Tahun Penjara Bagi Aung San Suu Kyi
 
BKSAP DPR Dorong Upaya Penyelesaian Konflik di Myanmar
 
Uni Eropa dan Inggris Jatuhkan Sanksi Baru untuk Pejabat Militer Myanmar
 
ASEAN Harus Punya Visi Baru Akhiri Aksi Brutal di Myanmar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]