Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Amerika Serikat
Intelijen AS Kumpulkan Foto dari Internet
Tuesday 03 Jun 2014 20:56:34

NSA mengumpulkan foto dengan kode operasi Tundra Freeze.(Foto: Istimewa)
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sebuah laporan mengatakan mata-mata cyber Amerika Serikat mengumpulkan jutaan foto wajah orang-orang yang digunakan untuk program pengenalan wajah. The New York Times mengatakan bocoran dokumen Badan Keamanan Nasional (NSA) menunjukkan pada tahun 2011 itu terdapat sekitar 55.000 "wajah yang dapat dikenali dengan gambar berkualitas" pada setiap harnya.

Dikatakan bahwa kebocoran itu didapat dari foto-foto yang berasal dari email, pesan teks, media sosial dan percakapan video.

NYT menambahkan bahwa gambar-gambar tersebut kemudian disilang dengan basis data lainnya.
Disebutkan juga bahwa foto-foto tersebut berasal dari foto penumpang pesawat, dan foto yang diambil dari kartu identitas nasional negara lainnya.

NSA mengatakan bahwa ia tidak memiliki akses ke foto yang diambil untuk paspor atau ijin mengemudi di Amerika Serikat, dan menolak berkomentar tentang foto yang diserahkan oleh orang asing yang mengajukan permohonan visa ke negara itu.

"Kami tidak akan melakukan pekerjaan kami jika tidak mencari cara untuk terus meningkatkan ketepatan sinyal kegiatan intelijen-yang bertujuan untuk melawan upaya sejumlah target intelijen asing yang valid untuk menyamarkan diri atau menyembunyikan rencana untuk membahayakan Amerika Serikat dan sekutunya, "kata seorang juru bicara NSA Vanee Vines.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Amerika Serikat
 
• DPR AS Lakukan Pemungutan Suara untuk Makzulkan Biden
 
• Amerika Serikat Lacak 'Balon Pengintai' yang Diduga Milik China - Terbang di Mana Saja Balon Itu?
 
• Joe Biden akan Mengundang Para Pemimpin Indo-Pasifik ke Gedung Putih
 
• AS Uji Rudal Hipersonik Mach 5, Lima Kali Kecepatan Suara
 
• Sensus 2020: Masa Depan Populasi AS Bercorak Hispanik
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]