Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Petasan
Insiden Petasan takkan Berlanjut Pencopotan Petinggi Polda
Thursday 08 Sep 2011 18:40:28

Ilustrasi
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Insiden petasan di Stadion Utama Gelora Bung Karno takkan merembet ke pejabat Polda Metro Jaya. Mereka takkan dievaluasi atau dimutasi dari posisinya yang saat ini ditempati. Hal ini dikatakan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Kamis (8/9).

Menurut dia, masalah evaluasi kemarin, itu hanya untuk pengamanannya saja. "Tidak ada (evaluasi pejabat Polda Metro Jaya dan sanksi yang diberikan), yang dievaluasi adalah pengamannya," ujarnya.

Anton menambahkan, evaluasi pengamanan itu dilakukan agar kejadian ataupun insiden kemarin tidak terulang lagi. Tentunya insiden tersebut membuat citra Indonesia buruk di mata FIFA.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam pertandingan laga Pra Piala Dunia antara Timnas Indonesaa melawan Bahrain di Stadion GBK pada Selasa (8/9) malam, sempat terjadi insiden pembakaran petasan dan kembang api oleh suporter timnas.

FIFA sebagai pengawas pertandingan sempat menghentikan pertandingan selama 15 menit pada babak kedua. Kepolisian dianggap sebagai pihak paling bertanggung jawab, karena sebagai keamanan telah kecolongan.(pkc/bie)


 
Berita Terkait Petasan
 
• Polri Didesak Usut Tuntas Penyebab Ledakan di Kosambi
 
• Bos Pabrik Petasan yang Meledak Indra Liyono Sedang Diperiksa Dirkrimum
 
• Sedikitnya 47 Tewas, Polisi Periksa Pemilik Pabrik Petasan Meledak Terbakar
 
• Bahan Peledak dan Puluhan Ribu Petasan Disita dari Tangerang
 
• Jelang Ramadhan Polisi Incar Distributor Petasan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]