Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Lingkungan    
 
Lingkungan Hidup
Inilah Kota Metropolitan Terkotor Di Indonesia
Wednesday 06 Jun 2012 11:07:57

Pusat niaga Kota Bekasi tak semerawut kota Jakarta (Foto: BeritaHUKUM.com/riz)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Bertepatan pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni 2012. Kota Bekasi dinilai Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai Kota Metropolitan Terkotor di Indonesia. Begitu juga dengan kota Lampung

Menurut Ketua Pelaksana Penilaian Teknis Adipura yang juga merupakan Asisten Deputi Pengelolaan Sampah KLH, Sudirman, penilaian ini didasarkan pada beberapa kriteria yaitu pengendalian pencemaran, pengelolaan sampah dan pelaksanaan 3R (reuse, reduce, recycle), serta pencegahan perubahan iklim, sosial, ekonomi, dan keanekaragaman hayati.

Lalu kriteria tersebut dipecah lagi menjadi penilaian aspek fisik dan non fisik. Dimana aspek fisik dilihat dari bersih atau kotornya sebuah kota.

Penilaian dilakukan melalui tinjauan ke lapangan sebanyak dua hingga tiga kali. Sedangkan aspek non fisik dinilai berdasarkan kemampuan pemerintah kota tersebut dalam melakukan manajerial lingkungannya.

“Kota dengan manajerial lingkungan yang baik, peluang meraih Adipuranya lebih besar. Begitupun sebaliknya, manajerial yang buruk tidak akan membawa kemajuan terhadap kebersihan kota tersebut,” ujar Sudirman pada wartawan pada acara penganugerahan Adipura di Grand Sahid Hotel, Jakarta, Selasa (5/6).

Hal itu pula yang menjadikan empat kota di Jakarta meraih piala Adipura. “Karena pemda Jakarta menyusun laporan Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) secara lengkap dan rapih,” ungkap Sudirman.

Seperti diketahui, pada peringatan hari lingkungan hidup sedunia, Pemerintah dalam hal ini Presiden SBY dan KLH menberikan penghargaan Kalpataru, Adipura, Adiwiyata Mandiri dan penysusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Terbaik.(bhc/biz)


 
Berita Terkait Lingkungan Hidup
 
KLHK Perlu Segera Optimalkan Penegakan Kasus Hukum Pidana Lingkungan Hidup
 
Wakil Ketua MPR: Berikan Perhatian Serius pada Lingkungan Hidup
 
Earthling Indonesia, Cara Kaum Muda Berbuat Baik untuk Bumi
 
Busyro Muqoddas: Lingkungan Hidup Kita Telah Diperkosa
 
Momentum Hari Lingkungan Hidup, Legislator Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Alam
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Untitled Document

  Berita Utama >
   
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]