Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Hambalang
Inilah Curhatan Rizal Mallarangeng Pada Wartawan di KPK
Saturday 12 Jan 2013 01:31:33

Rizal Mallarangeng saat duduk di depan gedung KPK, dan memberikan keterangan kepada wartawan, Jum'at (11/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Saat mengantar abangnya Andi Alfian Mallarangeng ke Gedung Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (11/1), Andi Rizal Mallarangeng juru bicara keluarga Andi Mallarangeng meluapkan kekecewaannya terhadap pemblokiran rekening Gemilang Zul Mallarangeng.

Apakah Juru Bicara KPK hakim?, apakah KPK sudah menjadi Tuhan yang tidak mungkin pernah salah, seperti kita juga pernah salah, Johan Budi bukan Hakim, Jubir KPK kan?, KPK ini lembaga detektif kenapa jadi hakim?. Sekarang buat apa kita punya pengadilan kalau di KPK Johan Budi sudah menjelma menjadi Hakim, ungkap Rizal Mallarangeng.

"Kayak tuhan aja, tuhan aja masih bisa di interpertasi, ada islam liberal, ini KPK seperti kaum yang fanatik, seperti punya sedikit kebenaran, dan seperti merekalah pemilik kebenaran satu-satunya," ujar Rizal Mallarangeng.

Mengapa tidak Tengku Bagus, Dir Operasional PT Adhi Karya dan Mahfud Suroso Dir PT Duta Sari Ciptalaras dan keluarganya ditelusuri KPK.

Saya tidak bicara omong kosong, ini hasil audit investigasi (BPK). Jangan sampai lembaga penting KPK yang dibangun dari uang rakyat dijadikan lelucon dan permainan orang. Dan Teuku Bagus Dir Adhi Karya mengapa tidak berani dibekukan rekeningya?, Mahfud Suroso yang dibekukan, ini jelas hasil audit (BPK) terbitnya memakai lambang Garuda Pancasila.

Mengapa keponakan saya kerja yang bekerja seperti rekan-rekan wartawan, uang 16 juta di rekening tiba-tiba diblokir KPK. Baru Johan Budi bilang demi kepentingan investigasi omong kosong loh kepentingan investigasi apa Johan Budi," ketus Rizal.

Seperti diketahui bahwa, KPK telah mengeluarkan cekal ke Mahfud Suroso untuk keluar negeri sejak 27 April 2012 lalu begitu juga dengan Tengku Bagus sudah dikeluarkan status cekal tertangal 21 Juni 2012, namun belum diketahui apakah KPK kembali telah memperpanjang cekal kedua orang ini, dan memblokir rekeningnya seperti yang diminta Rizal Mallarangeng.(bhc/put)


 
Berita Terkait Kasus Hambalang
 
Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
 
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
 
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
 
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
 
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]