Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Narkoba
Ingin Sejahterahkan Keluarga, Sopir Angkot Alih Profesi Sebagai Pengedar Sabu-Sabu
Thursday 08 Nov 2012 01:50:23

Kasat Narkoba Polres Samarinda, Kompol Veby DP Hutagalung.(Foto: BeritaHUKUM.com/gaj)
SAMARINDA, Berita HUKUM - Karena ingin mendapatkan untung yang besar untuk mensejahterakan keluarga dari bisnis yang menggiurkan, pria yang berinisial HA yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir angkot, beralih profesi menjadi bandar narkoba.

HA (43) warga jalan Damai RT 003, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Selasa (6/11) sekitar pukul 18.00 WITA, ditangkap oleh Jajaran Reserse Narkoba (Reskoba) Polresta Samarinda. HA ditangkap bersama temannya HE (38) warga jalan Gelatik gang Aman RT 15 Kelurahan Temindung Permai Samarinda.

Kasat Narkoba Polresta Samarinda, Kompol Feby DP Hutagalung kepada wartawan Rabu (7/11) mengatakan bahwa, penangkapan terhadap kedua pelaku HA dan HE berawal dari informasi warga, "pada saat penangkapan, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 4 paket sabu-sabu dengan berat total 1,2 gram, 2 bendel plastik pembungkus sabu-sabu, 4 unit handphone, dan alat hisap sabu seperti pipet, obor dan korek api," jelas Feby.

Feby juga memaparkan, "sehari sebelumnya sekitar pukul 10:00 WITA Senin (5/11), Jajaran Reserse Narkoba (Reskoba) Polresta Samarinda juga menangkap 4 orang tersangka sebagai pengedar narkoba. Tersangka yang ditangkap tersebut adalah sepasang suami dan istri berinisial, YE (28) dan JLB (17). Mereka ditangkap dirumahnya di jalan Bung Tono Rel 5 RT 30 Samarinda Seberang. Selain itu, untuk pelaku yang ke 3, Reskoba Polresta Samarinda juga mengamankan inisial ES (30). Dari ke 3 pelaku tersebut, polisi berhasil mengamankan 1 paket sabu-sabu seberat 0,61 gram, 2 bandel plastik berisi sabu-sabu, pipet dan uang sebesar Rp 2 juta, serta seperangkat timbangan," jelas Feby.

"Sekitar pukul 02.30 WITA, pilisi kembali menangkap MY (26) (Pelaku ke 4) di TKP rumah kontrakan tersangka di jalan Sirat Salman nomor 33 Samarinda. Dari tangan MY selaku pengedar, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 16,18 sabu-sabu, 7 butir ekstasi, dan sepasang alat hisap serta uang tunai Rp 53.700.000 dari hasil penjualan barang haram tersebut," pungkas Feby.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Narkoba
 
Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
 
BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
 
2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
 
Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
 
5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati
Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]