Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Penganiayaan
Ingin Dipecat, Pekerja Ini Bertindak Nekat
Friday 19 Jul 2013 16:12:36

Ilustrasi, penganiayaan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Karena ingin dipecat atasannya, seorang pekerja bertindak nekat. Menurut Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat, pelaku yang bernama Rizky Nurfajar diringkus aparat Polsek Cilandak karena telah menganiaya bosnya Jimmy (40) dengan luka bacok sebanyak 35 kali.

Pelaku nekad melakukan hal itu lantaran akan dipecat oleh Jimmy karena tidak bekerja dengan baik.

Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat (31/4) yang lalu. Pelaku mendatangi rumah korban dan berniat menghabisi nyawa sang bos. "Kemudian pelaku masuk rumah korban dan menemukan parang. Pelaku diduga mulai menyerang korban pada pukul 02.15 dini hari. Saat itu rumah korban dalam kondisi gelap karena lampu dimatikan," ujar Wahyu saat ditemui wartawan di kantornya, Jakarta, Jum'at (19/7).

Setelah mengetahui posisi korban, pelaku langsung menyerang korban yang ketika itu sedang tidur pulas.

Sementara itu, Kapolsek metro Cilandak, Komisaris Sungkono mengatakan, beruntung korban sempat melawan sambil menyelamatkan diri ke pintu keluar.

Karena mendengar gerak-gerik yang mencurigakan kemudian korban bangun. Tetapi, naasnya pintu keluar tertutup dan terkunci. Kemudian korban berusaha kabur melalu jendela sambil membuka gorden. "Korban tidak bisa berbuat banyak ketika pelaku sudah membawa parang," jelas dia.

Usai membacok, pelaku juga merampas uang milik korban senilai Rp 40 juta, 2 ponsel, dan sepeda motor. Saat ini, kata Sungkono, korban masih dirawat di RS Fatmawati dan sedang dalam masa pemiulihan akibat dibacok sebanyak 35 kali.

Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya di kawasan Bekasi. Barang bukti yang disita motor Yamaha Jupiter Z, satu ponsel BlackBerry Torch, satu parang, satu celana jins milik korban, satu lembar selimut, satu seprai. Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.(dbs/bhc/riz)


 
Berita Terkait Penganiayaan
 
Anak 'Crazy Rich' Alam Sutera Pelaku Penganiayaan, Sudah Tersangka Tapi Belum Ditahan
 
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus Senior STIP Jakarta Aniaya Junior hingga Meninggal
 
Kasus Penganiayaan Sopir Truc CPO oleh Ajudan Bupati Kubar Berakhir Damai
 
Viral, Ajudan Bupati Kutai Barat FX Yapan Aniaya Sopir Truk CPO
 
Arsul Sani Minta Kepolisian Lakukan Proses Hukum pada Aksi Kekerasan Anak Pegawai DJP
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja
Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal
Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]