Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
India
India Luncurkan 20 Satelit dalam Satu Misi
2016-06-23 03:40:59

India meluncurkan 20 satelit termasuk dari Indonesia dari satu pangkalan di Sriharikota.(Foto: Istimewa)
INDIA, Berita HUKUM - India berhasil meluncurkan 20 satelit dalam satu misi, yang terbanyak dalam sejarah program angkasa luar ambisius negara itu.

Di antaranya adalah satelit milik Amerika Serikat, Kanada, Jerman dan Indonesia.
Peluncuran dilakukan dari pusat angkasa luar Sriharikota di pantai timur India.distrik Nellore, Andhra Pradesh. Di kedua sisi membentang danau Pulicat, yang di tempat-tempat tidak lebih dari kolam dangkal air laut terperangkap musim panas ini.
Pulicat adalah danau air payau terbesar kedua di India, setelah Chilika di Odisha.

Sriharikota adalah situs peluncuran orbital utama India, dengan fitur-fitur seperti yang baik peluncuran azimuth koridor, kedekatan dengan khatulistiwa dan daerah tak berpenghuni besar sebagai zona aman. Fasilitas ini terdiri dari dua bantalan peluncuran untuk pesawat ruang angkasa. Shar juga akan menjadi dasar utama untuk program luar angkasa manusia India, yang launchpad ketiganya akan dibangun.

Para pengamat mengatakan ini adalah isyarat India menjadi pemain penting pasar angkasa luar senilai miliaran dolar.

Rekor peluncuran satelit terbanyak dalam satu misi dipegang Rusia dengan 37 satelit di tahun 2014.

Badan angkasa luar Amerika Serikat (NASA) telah meluncurkan 29 satelit dalam satu misi.

Sementara ilmuwan dan menteri pemerintah India mengawasi, roket yang membawa 20 satelit diluncurkan dari fasilitas di negara bagian Andhra Pradesh.

Beban yang dibawa antara lain adalah alat seberat lebih dari 700 kg dan seringan 1,5 kg.
Seperti satelit kartografi India selain satelit milik pelanggan internasional dan universitas negara itu.

Terdapat juga tiga belas satelit berasal dari AS, termasuk satu buah buatan perusahaan milik Google.

Sementara di Indonesia, Satelit ini diluncurkan dari Sriharikota India, disaksikan langsung via streaming di Gedung Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN di Jakarta.(BBC/hindustantimes/bh/sya)


 
Berita Terkait India
 
Petir Mematikan di India: Lebih 2.500 Orang Meninggal Akibat Tersambar Setiap Tahun, Mengapa Terjadi?
 
Kashmir Diisolir, Diblokir: Salat Jumat dan Jelang Idul Adha di Jaga Puluhan Ribu Tentara
 
India Luncurkan 20 Satelit dalam Satu Misi
 
India dan Iran Teken Kesepakatan Pelabuhan Bersejarah
 
India Terbelah Setelah Pemimpin Hindu Mengkritik Bunda Teresa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]