Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Anti Nuklir
India Beli Kapal Selam Nuklir dari Rusia
Saturday 07 Apr 2012 16:41:18

Menteri Pertahanan India AK Anthony, kedua dari kanan dan menteri negara Pertahanan, Pallam Raju, bertemu dengan anggota kru selama induksi II Akula Rusia atau K-152 Nerpa kapal selam kelas nuklir, berganti nama INS Chakra, di Vishakapatnam (Foto: 2.tbo.com)
INDIA (BeritaHUKUM.com) - Guna memperkuat armada Militer dibidang kelautan, India membeli satu unit Kapal selam nuklir senilai hamper 1 miliar dollar AS (Rp 9,1 triliun). Diberitakan dawn pada Rabu lalu, (4/4/), kapal selam nuklir buatan Rusia itu, diresmikan penugasannya oleh Menteri Pertahanan AK Antony pada sebuah upacara di Vishakhpatnam, pesisir timur Pantai Bengal.

Nama Rusia kapal selam itu, Akula II, diganti oleh India menjadi INS Chakra II. Sebelumnya pada Januari, dokumentasi dan akta jual beli telah diserahterimakan Rusia kepada India. Dalam kesepakatan pembelian, India dilaporkan menyewa kapal selam bertipe K-152 Nerpa tersebut untuk jangka waktu 10 tahun ke depan.

Kapal selam berat 8.140 ton, mampu menembak berbagai torpedo serta nuklir berujung Granat rudal jelajah. Kapal memiliki kecepatan maksimum 30 knot, bisa naik sampai 600 meter di dalam air dan memiliki daya tahan 100 hari dengan 73 awak. Hal ini dipersenjatai dengan empat tabung torpedo 533.mm dan empat tabung torpedo 650.mm.

"Kru kami akan mendapatkan pengalaman operasi di bawah air selama beberapa bulan sekali jalan, tidak seperti kapal selam diesel konvensional listrik, yang harus muncul ke permukaan secara berkala," kata seorang pejabat angkatan laut yang tidak disebutkan namanya kantor berita PTI.

Berdasarkan perjanjian proliferasi nuklir, kapal selam ini tidak akan dilengkapi dengan bom atom, hanya rudal penyerang.

Adapun India diprediksi bakal meluncurkan kapal selam nuklir buatannya sendiri tahun depan, berkat kemajuan teknologi pertahanannya yang pesat.

Selama beberapa tahun terakhir, India telah muncul sebagai salah satu pemboros terkemuka di dunia pertahanan didorong oleh persaingan dengan kedua tetangga utamanya - Pakistan dan Cina.

Modernisasi militernya juga merupakan bagian dari ambisi India untuk menjadi kekuatan regional dan global.

Di antara yang telah lebih dulu menggunakan persenjataan kapal selam nuklir adalah China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris dan Prancis. Kerja sama teknologi kapal selam India-Rusia menunjukkan eratnya hubungan kedua negara di bidang pertahanan. (dawn/bbc/boy)


 
Berita Terkait Anti Nuklir
 
Ahirnya Jepang Menutup Reaktor Nuklir Terakhirnya
 
Iran PilihTurki untuk Negoisasi Nuklir
 
India Beli Kapal Selam Nuklir dari Rusia
 
Ilmuan Nuklir Iran Tewas Dibom
 
Indonesia Ratifikasi Traktat Larangan Uji Coba Nuklir
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]