Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Illegal Fishing
Imigrasi Langsa Deportasi 12 Pelaku Illegal Fishing dari Thailand dan Myanmar
Wednesday 11 Feb 2015 21:12:42

Para pelaku Illegal Fishing saat ini diamankan di lantai 2 kantor Imigrasi tipe B Langsa menunggu di berangkatkatkan ke rumah Detensi Imigrasi di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.(Foto: BH/kar)
ACEH, Berita HUKUM - Kantor Imigrasi tipe B Langsa, Aceh akan segera mengirim 12 dari 14 pelaku Illegal Fishing yang di tangkap oleh pihak keamanan, saat mencuri ikan di perairan Selat Malaka, Aceh perairan Indonesia dalam wilayah hukum kabupaten Aceh Timur.

Sedangkan, Nakhoda Chian Kiok Kson (44) warga Thailand dan Kepala Kamar Mesin Liank (20) warga Thailand, sebelumnya sudah di kirim ke Sumatra Utara untuk di proses hukum, atas perbuatannya mencuri ikan di perairan Indonesia.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Imigrasi Langsa, Maman Budiman SH yang didampingi kepala seksi Wasdakim Afrijal mengatakan pada awak media pada, Selasa (11/2) di ruang kerjanya, "pada tanggal 17 Februari 2015 ke 12 pelaku Illegal Fishing tersebut di antaranya; Ghodalin (60) warga Thailand dan 11 orang warga Myanmar lainnya," jelas Maman Budiman.

"Sedangkan Nakhoda dan KKM keduanya warga Thailand sudah di kirim ke Medan untuk di proses hukum, sedangkan ke 12 anggotanya, mereka cuma pengikut, yang bertanggung jawab tetap Nakhoda dan KKM," ujar Maman.

"Karena di sini tidak memiliki fasilitas, maka mereka akan kita kirim ke rumah Detensi Imigrasi di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Pada tanggal 4 Februari yang lalu, kita sudah surati kedutaan mereka masing masing di Jakarta, namun yang sudah ada jawaban dari Thailand, sedangkan dari pihak Myanmar belum ada tanggapan," pungkas Maman.(bhc/kar)


 
Berita Terkait Illegal Fishing
 
• Forum AALCO ke-61, Indonesia Dorong Illegal Fishing Jadi Kejahatan Terorganisir yang Bisa Dijerat Hukum Internasional
 
• Illegal Fishing Rusak Habitat Ikan
 
• Illegal Fishing dan Kedaulatan Laut Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia
 
• Kepala Bakamla RI Hadiri Pembahasan Tindak Lanjut Illegal Fishing Zona Timur
 
• Kebijakan Menteri Susi Hendaknya Perhatikan Nasib Nelayan Kecil
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]