Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Pilpres 2014
Ical Optimistis Raih 61% Suara Pada Pilpres 2014
Saturday 22 Dec 2012 21:35:36

Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Meski elektabilitasnya dibawah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie optimistis menang pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 dengan meraih 61 persen suara.

"Optimis kalau secara pribadi 61 persen (suara)," kata Aburizal Bakrie yang biasa disapa Ical di Senayan, Jakarta, Sabtu (22/12), seperti yang dikutip dari suarapembaruan.com, pada Sabtu (22/12).

Untuk meraih suara 61 persen, Ical punya kiat, yakni menjadikan program kerja apa yang disuarakan beberapa lembaga swadaya masyarakat (LSM) tentang pemimpin yang tegas dan bersih, jika kelak terpilih menjadi presiden di 2014.

Disinggung ada beberapa nama di internal Partai Golkar yang muncul, seperti Priyo Budi Santoso, Ical mengatakan, dirinya tak mempermasalahkan akan hal tersebut.

"Ngak apa-apa itu. Priyo nomor 3, saya nomor 2, dan JK nomor 1. Begitu kan," katanya mengelak.(sp/bhc/opn)


 
Berita Terkait Pilpres 2014
 
Jelang Pilpres, Bang Yos 'Nyekar' ke Asta Tinggi
 
Bupati Gorontalo Minta Dahlan Gandeng Bupati Kutai Timur Kepilpres
 
Pilpres 2014, Jika Tanpa Jokowi Bukan Pemilu
 
Politisi Narsis, Jalankanlah Politik Etis
 
Jelang Pilpres 2014, Idham: Partai Tidak Mau Kalah Start
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah
Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional
Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]