Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Eksekutif    
 
KTT Asia Afrika
Ibu Negara Iriana Jokowi Ajak Para Istri Kepala Negara KAA ke Museum Textil Jakarta
Wednesday 22 Apr 2015 20:09:36

Ibu Negara Iriana Joko Widodo, didampingi antara lain Ibu Mufidah Jusuf Kalla (istri Wakil Presiden RI) dan istri Gubernur DKI Jakarta Veronica Tan,saat mengajak istri-istri Kepala Negara Peserta KAA di Museum Tekstil, Jakarta Barat, Rabu (22/4).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Sementara para suami yang merupakan Kepala Negara/Kepala Para Pemerintahan atau Utusan negara disibukkan dengan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) ke-60, para istri delegasi masing-masing negara diajak Ibu Negara Iriana Joko Widodo belajar membatik di Museum Tekstil, Jakarta Barat, Rabu (22/4). Mendampingi Ibu Negara antara lain Ibu Mufidah Jusuf Kalla (istri Wakil Presiden RI) dan istri Gubernur DKI Jakarta Veronica Tan.

Dalam acara Spouse Programme yang dihadiri istri kepala negara Timor Leste, Afrika Selatan, Angola, Madagaskar dan Zimbabwe itu, para ibu negara berkesempatan membuat batik bermotif klasik.

“Sudah disiapkan kain dengan motif batik, mereka tinggal mencanting,” ujar Staf Pameran dan Edukasi Museum Tekstil Sari Permana, di Jakarta, Rabu (22/4).

Selain membatik, para ibu negara peserta KAA diajak melihat-lihat koleksi kain, pakaian adat dan batik nusantara di Museum Tekstil selama satu jam. Salah satu koleksi kain yang menonjol adalah kain asal Nusa Tenggara Barat.

“Bertepatan dengan tema memperingati 200 tahun meletusnya gunung Tambora, kami menampilkan koleksi NTT didukung juga koleksi lain,” tutur dia.

Museum Tekstil memiliki koleksi 2350 kain dan busana tradisional Indonesia, meliputi 886 kain batik, 819 kain tenun, 425 koleksi campuran, 70 koleksi peralatan dan 150 busana serta tekstil kontemporer.

Usai melihat-lihat berbagai koleksi, para tamu negara dijamu dengan makanan dan minuman khas Indonesia, yaitu bubur sumsum, risol, lemper, onde onde, bika ambon dan es kelapa. Sekitar pukul 11.00 WIB, rombongan Spouse Programme meninggalkan Museum Tekstil.

Pada Rabu malam, Ibu Negara dijadwalkan mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara makan malam bersama kepala negara dan delegasi peserta Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika.(bh/yun)


 
Berita Terkait KTT Asia Afrika
 
Nah, Semakin Terungkap Pidato Jokowi di KAA Hanya 'Omong Kosong'
 
Inilah Hasil-Hasil KTT Asia Afrika ke-60, di Jakarta, 22-23 April 2015
 
Tapak Tilas KTT AA Tampilkan Iringan 'Manuk Dadali Dan Mojang Priangan' di Kota Bandung
 
Presiden Jokowi Singgung Kemerdekaan Palestina Saat Pidato Pembukaan KAA
 
Ibu Negara Iriana Jokowi Ajak Para Istri Kepala Negara KAA ke Museum Textil Jakarta
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]