Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Begal
IJTI Sulsel Minta Polisi Brantas Genk Motor
Sunday 06 Apr 2014 14:49:07

Ilustrasi Begal (Foto: Istimewa)
MAKASAR, Berita HUKUM - Kasus kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi, dan saat ini menimpa Jurnalis CelebesTV Makasar yang bernama Aditya Jufri (25 tahun), sebagaimana dilansir oleh Ikatan Jurnalis Telivisi (IJTI) Sulsel, yang di terima BeritaHUKUM.com di Samarinda, Minggu (6/4).

Dalam Press Releasenya;

Koordinator Divisi Advokasi IJTI Sulsel Hudzaifah Kadir, mengatakan Aditia Jufri, menjadi korban perampokan kawanan genk motor, di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, sekitar pukul 04.00 Wita, Minggu (6/4). Dalam perampokan tersebut tas yang berisi kamera, ponsel dan sejumlah uang tunai ludes dibawa lari pelaku, jelas Kadir.

"Kejadian tersebut saat wartawan CelebesTV tersebut hendak pulang ke rumah usai liputan penertiban baliho dan atribut caleg, akibatnya tas yang berisi kamera, ponsel dan sejumlah uang tunai ludes dibawa lari pelaku," ujar Kadir.

Laporan korban yang diterima IJTI Sulsel, ketika ia melintas di depan SPBU di Jalan Gunung Bawakaraeng, tiba-tiba dipepet empat pelaku yang berboncengan dengan dua sepeda motor dan membawa badik. Pelaku langsung merampas tas Aditya yang berisikan kamera, ponsel dan uang tunai dan langsung kabur.

Dengan kejadian tersebut Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Selatan mengutuk keras kejadian yang menimpa wartawan Celebes TV dan meminta kepada aparat kepolisian untuk bisa mengambil langkah tegas dan mengusut tuntas kejadian tersebut, dan berantas genk motor, tegas Kadir.

Koordinator Divisi Advokasi IJTI Sulsel Hudzaifah Kadir, juga menambahkan bahwa kasus kekerasan terhadap Jurnalis di SulSel bukan kejadian pertama, namun sebelumnya juga terjadi kasus yang menimpa jurnalis FajarTV, Harun dan Trans TV, Endi Ardiansyah yang ditikam oleh anggota genk motor di Jalan Urip Sumoharjo.

"Kasus Aditia Jupri jurnalis Celebes TV bukanlah kasus yang pertama, namun sebelumnya juga menimpa jurnalis Fajar TV, Harun dan Trans TV, Endi Ardiansyah yang ditikam oleh anggota geng motor di Jalan Urip Sumoharjo," terang Kadir.

Dari sekian kasus kekerasan pada jurnalis, tidak satu pun kasus yang berhasil dituntaskan oleh pihak kepolisian, sehingga meminta kepada aparat Kepolisian harus mempunyai itikad baik untuk menyelesaikan kasus kekerasan dan berantas anggota genk motor. Bukan hanya pada jurnalis, tapi juga pada warga umum, tegas Kadir.(bhc/gaj)


 
Berita Terkait Begal
 
Mahasiswa UINSU di Begal HP, Pelaku Mengaku Perwira Polisi Sunggal
 
Polsek Cibinong Berhasil Gagalkan Aksi Pembegalan
 
2 Pelaku Genk Motor Begal Pengunjung Warkop Jatikramat Bekasi Ditembus Timah Panas, 5 DPO
 
Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang
 
Polisi Tangkap Komplotan Begal Truk Gula, 3 Pelaku Didoor
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]