Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Gaya Hidup    
 
Buku
Hobi Menulis O.C Kaligis Hasilkan Buku Tentang Pak Harto
Saturday 28 Jun 2014 19:19:45

OC Kaligis saat meluncurkan buku tentang Pak Harto, Jumat (27/6).(Foto: BH/boy)
JAKARTA, Berita HUKUM - Seiring jalan dengan aktifitas Prof.Dr O.C Kaligis, SH, MH sebagai salah satu ikon hukum Indonesia, hobi menulis sang professor ini berlanjut. “Kali ini saya menulis tentang Pak Harto, saya ingin menyampaikan pada buku ini tentang sisi sisi Pak Harto yang terlupakan, terang OC Kaligis pada sejumlah awak media usai meluncurkan buku putih setebal 346 halaman, dengan cover wajah Pak Harto sedang tersenyum, di jumpai di Jakarta, Jum’at (27/06).

Menurut Pengacara senior ini, isi buku itu berdasarkan hasil dari wawancara dengan sejumlah kawan dekat pak harto saat masih menjabat sebagai Presiden RI. Sejak 2011, seluruh materi dan isi buku telah dipersiapkan OC. Kaligis yang sejak berusia muda telah hobi menulis itu kembali menerangkan bukunya.

“Saya memulainya dengan mewancara langsung, serta merekam pembicaraan dengan teman-teman dekat yang sama mengenal pak harto atau bahkan lebih kenal beliau dari pada saya. Saya ingin sampaikan bahwa, dari sisi-sisi yang tak tersampaikan ini, soal kasus pak Harto bahwa tak ada satupun tudingan dan tuduhan terhadap beliau yang dapat dibuktikan secara hukum. Buku ini pun berkisah bagaimana cara pak Harto memimpin,” ungkap OC. Kaligis pada BeritaHUKUM.com.

Otto Cornelis Kaligis atau yang lebih dikenal OC Kaligis, lelaki Makkasar kelahiran 72 tahun silam ini, dikenal sebagai Pengacara Keluarga Cendana sejak jatuhnya Orde baru pada 1997/1998 lalu. Selama 8 tahun, advokat senior ini setia mendampingi Pak Harto sebagai Pengacara hingga wafatnya pak harto pada 27 Januari 2008 silam.(bhc/boy)


 
Berita Terkait Buku
 
• Ahmad Basarah Nilai Buku 'Catatan Merah' Karya Guntur Soekarno Penting Dibaca Generasi Milenial
 
• Fahri Hamzah Luncurkan Buku 'Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia'
 
• Kata-Kata Harus jadi Instrumen Politisi
 
• Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'
 
• Ma'rufnomics: Pemikiran KH Ma'ruf Amin tentang Ekonomi Baru Indonesia
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]