JAKARTA, Berita HUKUM - Kepemimpinan baru Partai berlambang bulan sabit kembar terbalik ini, yang disandang Anis Matta setelah Majelis Syuro PKS menyerahkan tampuk kekuasaan pada Anis Matta, walau sebelumnya sempat beredar nama lain yaitu Hidayat Nur Wahid, namun dalam pernyataanya Jumat (1/2) di kantor Pusat DPP PKS Jakarta Selatan dalam pernyatan Hidayat mengatakan bahwa, saya sudah dua periode menjadi Presiden PKS, dan saya rasa saat ini sangat tepat Pak Anis memimpin PKS.
Ditambahkannya kami sudah menyetujui pengunduran diri Anis Matta sebagai Anggota DPR dan Wakil ketua DPR, karena memimpin Partai itu sangat sulit, dan berat, memerlukan energi dan waktu yang banyak.
"Secara prinsip PKS itu Partai Kader dan kita harus memilih pimpinan yang juga kader PKS, sebagai kaderisasi kepemimpinan," ujar Hidayat.
Sementara Anis Matta dengan berapi-api mengutip hadits Rasulullah SAW bersabda, “istafti qalbak” (mintalah fatwa ke dalam hatimu). Karena, motif itu yang akan menentukan cara kita menggunakan hak. Dan motif tirani itulah yang akan kita lawan, Insya Allah.
Seperti yang saya katakan tadi, kalau kita ingin memulai perubahan yang hakiki, kita musti memula dari diri kita sendiri. Kita sebagai manusia melakukan banyak kesalahan. Terutama kami. Secara pribadi, saya dan semua pimpinan PKS menyadari pasti melakukan kesalahan.
Dan karena itu juga, saya akan mengumumkan agenda pertama kita yaitu melakukan pertaubatan bagi seluruh pengurus dan kader PKS. Anis Matta mengajak kader bertaubat, namun taubat bukan kerena mengakui kesalahan pendahulunya.
Anis Matta mengatakan, "Kita pasti sudah melakukan amal. Tapi masih banyak kekurangan dalam amal itu. Dan istighfar ini Insya Allah bukan hanya menghapus dosa-dosa, tetapi juga akan menyempurnakan kerja-kerja kita ke depan," ujarnya, seraya mengatakan pertaubatan untuk menyempurnakan kerja PKS kedepan.
Ditambahkanya ikhwan sekalian, Insya Allah setelah kita membenahi diri sendiri, pikiran, hati, perilaku, dan seluruh sistem dalam organisasi ini, kita akan melangkah lebih jauh melakukan pembenahan dan perbaikan pada negara. Karena itu, kita hanya bisa melakukan perbaikan pada skala negara itu kalau Insya Allah kita memulainya dengan cara benar.
Kemarin, kita menyaksikan Presiden kita, Luthfi Hasan Ishaaq, keluar dari ruangan ini dibawa ke tahanan. Dan Insya Allah, dari ruangan ini pula lah, kita akan memulai kerja besar baru untuk membenahi diri kita dan sekaligus membenahi negara kita. Dan saya yakin Insya Allah kita pasti bisa.
Anis Matta juga mengingatkan dan kembali mengajak berdoa, saudara-saudara sekalian, mudah-mudahan Insya Allah, dengan kekuatan yang kita miliki kita akan melampaui hari-hari sulit ini. kita semuanya pasti akan berdoa agar Allah meletakkan berkah di balik cobaan yang menimpa kita ini. Setelah ini, kita akan memulai langkah pertama pertaubatan nasional bagi seluruh pimpinan dan kader PKS, pungkasnya.(bhc/put) |