JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua FPKS Hidayat Nurwahid menegaskan komitmen partainya untuk tetap berada di kabinet. Permintaan dari kader di Cirebon agar menteri PKS keluar, akan ditampung sebagai aspirasi.
"Kalau permasalahannya tentang KPK, tentu jawabannya bukan keluar dari kabinet," kata Hidayat di Markas PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (2/2).
Hidayat menilai, permintaan kader di Cirebon sebagai hal yang wajar dalam demokrasi. Dia pun mempersilakan untuk disampaikan.
"Tapi ada pertimbangan lain yang memberikan nuansa yang berbeda. Pemimpin partai tentu harus mengelola permintaan-permintaan aspirasi-aspirasi itu dan tidak membungkamnya. Tapi pasti keputusan partai akan dilakukan dengan cara-cara yang proporsional yang betul-betul menjawab tantangan yang ada," jelasnya, seperti yang dikutip dari detik.com, pada Sabtu (2/2).
Namun Hidayat memberi sinyal, bila dalam pekan yang akan datang ada perkembangan tertentu, pihaknya siap untuk keluar dari kabinet.
"Kedepannya ada masalah-masalah serius di kabinet maka kami akan memberikan keputusan apakah akan tetap di kabinet atau diluar kabinet," tegasnya.(dtk/bhc/rby) |