Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pidana    
 
Kasus BANSOS
Herry Nurhayat 'Si Juru Bayar' Dada Rosada Divonis 5 Tahun Penjara
Thursday 12 Dec 2013 18:41:49

Ilustrasi, Mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada.(Foto: BH/put)
BANDUNG, Berita HUKUM - Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bandung Herry Nurhayat divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara, karena terbukti menyuap Hakim Setyabudi Tejocahyono, hakim yang menangani kasus Bansos Kota Bandung. Vonis itu lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa KPK yang menuntutnya 7,5 tahun dengan denda Rp 300 juta.

Sidang dengan agenda vonis itu dipimpin oleh Nurhakim dengan hakim anggota Barita Lumban Gaol dan Basari Budhi di Ruang Sidang 1 Pengadilan Tipikor Kota Bandung, Jalan LRE Martadinata, Kamis (12/12).

Majelis hakim menyatakan Herry terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 6 ayat 1 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1. "Menjatuhkan hukaman terhadap terdakwa 5 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara," ujarnya, seperti dilansir detik.com.

Hal yang memberatkan terdakwa karena terdakwa berulang kali melakukan perbuatannya yaitu menyuap hakim Setyabudi dan terdakwa sebagai pejabat pemerintahan yang tidak pro dengan pemberantasan korupsi. Hal yang meringankan karena kooperatif dan baru pertama kali melanggar hukum.

Herry selama ini berperan sebagai juru bayar Dada Rosada. Ia adalah orang pilihan Dada yang diminta memberikan uang pada Toto Hutagalung melalui Asep Triana. Bahkan Herry juga mencarikan sumber-sumber dana untuk membayar suap-suap untuk pengurusan kasus korupsi dana bansos.

Mendengar putusan ini, Herry menyatakan menerimanya. Sementara JPU menyatakan pikir-pikir untuk banding.

Dari keempat terdakwa kasus ini hanya Herry yang akan divonis pada hari ini. Terdakwa lain yakni Setyabudi Tejocahyono dijadwalkan akan divonis pada hari Senin (16/12), sedangkan terdakwa Toto Hutagalung dan Asep Triana pada Selasa (17/12).(ern/dtk/bhc/rby)


 
Berita Terkait Kasus BANSOS
 
Terpidana Prof Dr Sutedja: Anggota DPRD dan Paturahman As'ad Minta 30 Persen
 
Divonis 6,6 Tahun Penjara, Prof Setedja Sebut Uang Korupsi Dibagi-bagi ke Pejabat dan Dewan
 
Korupsi Dana Bansos Rp18 Milyar, Prof Dr Thomas Susadya Divonis 6,6 Tahun Penjara
 
Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Divonis 18 Bulan Penjara
 
Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Dituntut 2 Tahun Penjara
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]