Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Kriminal    
 
Pembunuhan
Herdi Sibolga Diduga Dibunuh oleh Pesaing Bisnisnya Berinisial AX
2018-07-28 17:18:48

Tampak 4 pelaku eksekutor pembunuh Herdi Sibolga yang berhasil ditangkap.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Herdi Sibolga (45) diduga dibunuh oleh pesaing bisnisnya berinisial AX. Empat pelaku pembunuh bayaran menembak Herdi di Jalan Fajar Jelambar, Penjaringan Jakarta Utara.

Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan, AX pengusaha minyak solar menyuruh empat orang untuk menghabis nyawa pesaing bisnisnya. AX menjanjikan upah Rp 400 juta kepada kelompok eksekutor namun baru di bayarkan Rp 50 juta.

"Pengakuan empat eksekutor yang ditangkap dijanjikan Rp 400 juta, tetapi baru dibayar Rp 50 juta," kata Jerry di Polda Metro Jaya, Sabtu (28/7).

Jerry mengatakan berdasarkan pemeriksaan para pelaku, korban Herdi Sibolga, seorang pengusaha sukses di bidang minyak solar perkapalan selama satu tahun terakhir.

Sementara AX yang juga pengusaha dibidang yang sama, di ketahui AX sudah menjalankan usahanya selama tiga tahun terakhir, namum kalah sukses dengan korban.

"Kalah saing bisnis, kemudian otak pelaku menyuruh orang untuk menghabisi nyawa pesaingnya dengan senjata api," ujar Jerry.

Diketahui Polda Metro Jaya telah meringkus empat orang pelaku inisial AS (41), JS (36), PWT (32), dan SM (41), ditangkap dilokasi berbeda, sedangkan otak pelaku AX masih diburon.

Para pelaku yang tertangkap di kenakan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman kurungan penjara 20 tahun hingga seumur hidup.(bh/as)


 
Berita Terkait Pembunuhan
 
• Update kasus kematian dosen Untag Semarang, AKBP Basuki jadi tersangka
 
• Reka Ulang Kasus Anak Majikan Bengkel Pukul Korban dengan Palu hingga Tewas, Ada 18 Adegan
 
• Polda Metro Tangkap 2 ART Pelaku Tindak Pidana 340, 338 dan 368 KUHP
 
• Fakta Baru Penyelidikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Bekasi, Dugaan Kuat 3 Korban Diracun Bukan Keracunan
 
• Perkara Pembunuhan Brigadir J, Terdakwa Ferdy Sambo Dituntut Pidana Penjara Seumur Hidup
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]