Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Selebriti    
 
Penipuan
Helene Sienca Ternyata Pernah Ditipu, Beli Tas Online Malah di PHP
2021-04-15 15:53:04

Helene Sienca, kiri jilbab hijau corak bunga.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Berbagai aksi penipuan jual beli melalui media sosial harus menjadi perhatian, dan tindakan nyata dari aparat hukum. Jangan karena nanti korbannya anak pejabat, anak presiden lalu kemudian pihak kepolisian bergerak mengusut, melakukan tindakan yang cepat.

Artis Helene Sienca ketika diminta tanggapannya terkait berbagai aksi tipu-tipu di media sosial, ternyata pernah ikut menjadi korban.

"Tanggapanku, mengenai jual beli melalui medsos seperti diantaranya instagram, facebook dan lain-lain, dan ternyata lumayan banyak korbannya termasuk aku juga pernah jadi korban," ujar Helen panggilan akrab pemeran Selvi di Sinetron Tukang Ojek Pengkolan yang tayang di RCTI, Rabu (14/4).

Kepada wartawan Helen menerangkan, walaupun nilainya tidak seberapa, tetapi kalau sudah banyak korban, tentu banyak uang hasil tipu-tipu yang didapat para penipu.

"Sudah banyak yang ditipu tentu banyak yang diraup penipu. waktu itu aku beli tas dengan merk tertentu via instagram dengan harga memang agak miring dibanding akun yang lainnya. namanya cewek yaa liat harga beda langsung, ga lama aku chat via nomor yang tertera di bio link IG aku chat-chatan tidak lama aku bayar kan. Nah dia bilang 3 -5 hari sampai tapi ketika tanggal itu aku chat no ku diblok," ulasnya.

"Aku cari di IG juga di blok. Aku cari pake IG teman akun itu masih ada. lumyan nyesek sih bener-bener harus waspada banget, karena akun itu followersnya lumyan banyak, ada testi komen-komen dari pembeli lain juga, jadi seakan memang akun real. Ternyata akun penipu, gak nyangka aja. Jadi ya bener-bener harus jadi konsumen yang lebih cerdas, teliti, berhati-hati terhadap jual beli melalui jasa medsos ya," tambah Helen.

Selain Helen, korban berinsial AF mengeluhkan aksi para penipu yang juga melakukan aksinya melalui Instagram dengan nama akun tambah_populer.id yang pengikutnya mencapai 37 ribu followers.

AF bahkan sudah mentransfer sejumlah uang ke rekening BCA 8745080606,
rekening Mandiri 1700002261570,
rekening BNI 0588453202 atas nama
Andre Alif Anugerah untuk pembelian suatu jasa yang juga berhubungan dengan media sosial.

"Sudah transfer sejumlah uang ke rekening atas nama Andre Alif Anugrah, tapi dia malah menipu saya," keluh AF kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/4).

Tak putus asa, AF mencoba kembali membeli jasa agar Instagram dan jumlah Subscribe Channelnya bertambah, ia kemudian menemukan JMT dengan nomor Whatsapp 085692326629 yang membantunya dalam hal pengembangan Channel, Instagram bahkan pembuatan Website tanpa tipu-tipu.

"JMT menyarankan kepada saya untuk menyampaikan laporan secara resmi ke pihak kepolisan, agar aksi para penipu di media sosial bisa dihentikan. Karena merusak citra para penjual jasa lainnya," pungkas AF.(bh/mdb)


 
Berita Terkait Penipuan
 
Komplotan Penipu Jual Tabung Oksigen di Medsos Dibekuk Krimsus Polda Metro Jaya
 
Dilaporkan ke PMJ, Sindikat Penipuan Proyek Bansos Catut Nama Pemprov DKI yang Merugikan Artis Lady Marsella
 
Sindikat Penipuan dan Penggelapan Mobil Rental Dibekuk, Polisi: Aktor Utamanya Wanita
 
Founder CLOW Wahyu Winono alias Bimbim Dipolisikan atas Dugaan Penggelapan dan Penipuan
 
Mediasi dengan Anak Usaha Wilmar Group Belum Tercapai, Fara Luwia Tuntut Ganti Rugi Rp 939 Miliar
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Vaksinasi Tuntas' Hasil Inisiasi Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Diapresiasi Gubernur DKI Anies Baswedan
Peringati HBA Ke-61, Kejari Ngada Adakan Baksos untuk Warga Isoman
Tes Covid-19 Menurun, Wakil Ketua MPR: Berbahaya, Seakan Covid-19 Menurun Namun Nyatanya Masih Tinggi
Irjen Kemenkumham: 3 Poin Keajaiban Berbagi Ditengah Pandemi Covid-19
Warga Merasa Nyaman Bayar Pajak di Samsat Cinere dan Depok karena Prokes Diterapkan dengan Baik
Masyarakat Akan Tenang Jika Penyaluran Bansos Berjalan Lancar
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Di HBA, Jaksa Agung Sampaikan 7 Perintah Harian Kepada Seluruh Jaksa
PKS: Meski Kasus Turun, Positivity Rate Indonesia Jauh Dari Standar WHO
Cara Mendapat Obat Gratis Khusus Pasien COVID-19 yang Isoman
Wakil Ketua MPR Tagih Janji Semua Bansos PPKM Darurat
Pemerintah Harus Ambil Langkah Darurat Selamatkan Rakyat dan Sistem Kesehatan
dr Lois Owien Ditahan Polisi Atas Dugaan Informasi Hoax terkait Penanganan Korban Covid-19
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]