Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Jakarta
Hati-Hati, Depan Istana Merdeka Marak Ranjau Paku
Monday 07 Jan 2013 09:59:14

Paku seberat setengah kilogram yang berhasil ditemukan oleh petugas kebersihan.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk meminimalisir keberadaan ranjau paku, Komunitas Sapu Bersih (Saber) bersama petugas kepolisian terus melakukan sweeping di sejumlah jalan di ibu kota untuk membersihkan ranjau paku. Sejumlah jalan yang dikenal rawan keberadaan ranjau paku diantaranya di Jl Medan Merdeka Barat, Jl Majapahit serta Jl Medan Merdeka Utara tepat di depan Istana Negara.

Buktinya, dalam waktu setengah jam saja, relawan Saber berhasil mengumpulkan ranjau paku seberat setengah kilogram dalam sweeping yang digelar Minggu (6/1). Diduga, ranjau paku tersebut memang sengaja disebar oleh oknum tukang tambal ban yang ingin meraup untung besar meski harus melakukan cara-cara ilegal. "Hampir setiap hari kami lakukan sweeping. Daerah paling rawan memang di sekitar Jl Medan Merdeka dan di kawasan sekitar Roxy," ujar Yanto, saat melakukan sweeping ranjau paku di Jl Medan Merdeka Utara, Minggu (6/1).

Dikatakan Yanto, penyebaran paku yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab biasanya dilakukan tiga kali dalam sehari di jalan yang ramai lalu lintas. “Biasanya meraka yang menyebarkan paku melakukannya tiga kali dalam sehari, pagi, siang, dan malam hari,” katanya.

Andi (42), pemotor bernopol B 6558 PLY yang terkena ranjau paku saat melintas di Jl Medan Merdeka Utara menuturkan, keberadaan ranjau paku sangat mengganggu kenyamanan para pengendara, khususnya pemilik kendaraan roda dua seperti dirinya. "Di sekitar Jl Medan Merdeka memang marak ranjau paku. Sebagai pengendara tentu kami berharap pihak terkait bisa mengatasi persoalan ini," kata Andi, seperti yang dikutip dari beritajakarta.com, pada Minggu (6/1).

Kapolsek Gambir, AKBP Tatan Dirsan mengimbau kepada warga maupun pengguna jalan yang melihat pelaku penebar paku segera melaporkannya ke petugas agar bisa ditindaklanjuti. "Ulah para penebar ranjau paku memang sangat meresahhkan. Bagi masyarakat yang menemukan segera melapor, agar bisa kami tindaklanjuti," kata Tatan.(brj/bhc/opn)


 
Berita Terkait Jakarta
 
Omzet Toko Daging Dharma Jaya di Kembangan Capai Ratusan Juta
 
Presiden dan Wakil Presiden RI Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Anies Baswedan
 
Gelar Acara 'Jakarta Menyapa', Gubernur Anies Apresiasi Peran Kader PKK Menjaga Kesejahteraan Keluarga
 
Survei CSIS Bertolak Belakang dengan Data BPS, Tingkat Kesempatan Kerja di DKI Jakarta Meningkat
 
KPw BI DKI Jakarta Sebut Transaksi Digital QRIS di Jakarta Luar Biasa
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa
Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]