Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo: Saya Rasa Ormas Itu Pilihan yang Baik Untuk Kedepannya
Tuesday 22 Jan 2013 10:59:44

Harry Tanoesoedibdjo (dua dari kanan) dkk saat melakukan konferensi pers untuk menyatakan kemundurannya dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Senin (21/1).(Foto: BeritaHUKUM.com/din)
JAKARTA, Berita HUKUM - Perbedaan pendapat di kubu Partai Nasional Demokrat (Nasdem) antara Hary Tanoesoedibjo dan Surya Paloh telah berakhir. Hal itu terbukti pada pengunduran diri Hary Tanoesoedibjo dari kepengurusan Partai Nasdem, saat melakukan jumpa pers bersama awak media, Senin (21/1) kemarin. Tidak hanya Hary Tanoesoedibjo yang mengundurkan diri dari Partai Nasdem tersebut, Ahmad Rofiq, Endang Tirtana, Saiful Haq, dan Arya pun juga ikut mengundurkan diri. Hal tersebut terjadi karena tidak ada lagi kesepakatan dalam mengambil setiap keputusan.

Meskipun telah keluar dari Partai Nasdem, namun ia tidak kecewa terhadap apa yang telah terjadi di partainya itu. Hal tersebut diungkapkannya pada wawancara di stasiun Tv One pada Senin (21/1) malam.

Hary Tanoesoedibjo mengatakan bahwa, segala sesuatu yang telah terjadi biarlah berlalu, kedepannya semoga Partai Nasdem bisa menjadi lebih baik lagi, serta bisa bersaing dengan partai yang lain.

Selanjutnya, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan akan membentuk suatu ormas yang baru, yang dia yakini akan bisa membentuk sebuah partai baru lagi, atau akan bergabung dengan partai lainnya.

"Saya rasa ormas itu pilihan yang baik untuk kedepannya, karena ormas itu lebih netral, kuat, dan bisa mempunyai simpatisan yang banyak, background yang bisa membawa harum nama partai, dan tentunya bisa membawa partai mempunyai power yang lebih besar lagi," ujarnya.

Kemudian ia juga meminta ma'af kepada semua Kader partai Nasdem terhadap keputusannya tersebut. Serta ia juga berharap, semoga Partai Nasdem lebih maju lagi untuk yang lebih baik lagi.

"Atas nama diri saya, saya mohon ma'af kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Nasdem yang selama ini telah berbuat banyak buat partai Nasdem. Dan juga saya berharap, semoga kedepannya Partai Nasdem ini bisa lebih baik lagi, dan bisa membawa harum nama partai," pungkasnya.(bhc/opn)


 
Berita Terkait Hary Tanoesoedibjo
 
Ke Pak Hakim, Hary Tanoe Sandarkan Nasibnya
 
Hary Tanoe: Masa Jaya Jokowi Sudah Lewat
 
HT Foundation Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir
 
Hary Tanoesoedibjo: Saya Rasa Ormas Itu Pilihan yang Baik Untuk Kedepannya
 
Hary Tanoesoedibjo: Saya Seorang Idealis, Bukan Menginginkan Kedudukan Sesuatu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]