Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoe: Masa Jaya Jokowi Sudah Lewat
Wednesday 12 Feb 2014 23:36:50

Ilustrasi. Calon Wakil Presiden dari Partai Hati Nurani Rakyat, Hary Tanoesoedibyo (48).(Foto: BH/put)
BANYUWANGI, Berita HUKUM - Calon Wakil Presiden dari Partai Hati Nurani Rakyat, Hary Tanoesoedibyo (48), menyindir Gubernur DKI Jakarta Joko WIdodo. Menurut Hary, popularitas Jokowi mulai merosot karena banjir di Jakarta.

"Masa jayanya sudah lewat," kata Hary saat temu kader Partai Hanura di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa malam, (11/2).

Hary mengklaim elektabilitas pasangan Wiranto-Harry Tanoe terus menanjak. Menurut Hary, meningkatnya elektabilitas tersebut disebabkan sejumlah faktor, seperti banyaknya aktivitas sosial dan menurunnya popularitas calon lain.

Popularitas Hanura juga naik karena banyaknya kasus korupsi yang menimpa partai politik lain. (Baca juga: Demi Popularitas, Harry Tanoe Sering Tampil di TV)

Hary meminta Badan Pemenangan Pemilu Hanura, untuk melanjutkan berbagai aktivitas sosial dan mendesak para Caleg untuk rajin turun ke masyarakat. Bila kedua pihak ini bekerja penuh selama dua bulan sebelum pemilu, Hary Tanoe optimistis elektabilitas Partai Hanura dan Win-HT bisa mencapai 20 persen.

Sejak Selasa hingga Rabu ini, 12 Februari 2014, Hary Tanoe kelahiran Surabaya tahun 1965 Cawapres dari Partai Hanura ini melakukan safari politiknya ke Banyuwangi. Selain bertemu kader, Hary juga mengunjungi Ponpes Al Anwari, bakti sosial dan bertemu ratusan pengusaha dan pengurus koperasi.

Hary Tanoesoedibjo adalah pendiri, pemegang saham, dan Presiden Eksekutif Grup PT. Bhakti Investama Tbk sejak tahun 1989. Ia juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT. Media Nusantara Citra Tbk. (MNC) serta perusahaan-perusahaan lainnya di bawah bendera grup perusahaan Global Mediacom dan Bhakti Investama. Partai Hati Nurani Rakyat, atau Partai Hanura, adalah sebuah partai politik di Indonesia, Hanura kembali lolos dalam Pemilu 2014, dan mendapat nomor urut 10.(ika/tempo/bhc/sya)


 
Berita Terkait Hary Tanoesoedibjo
 
Ke Pak Hakim, Hary Tanoe Sandarkan Nasibnya
 
Hary Tanoe: Masa Jaya Jokowi Sudah Lewat
 
HT Foundation Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir
 
Hary Tanoesoedibjo: Saya Rasa Ormas Itu Pilihan yang Baik Untuk Kedepannya
 
Hary Tanoesoedibjo: Saya Seorang Idealis, Bukan Menginginkan Kedudukan Sesuatu
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]