Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Demo Didepan Istana Negara
Harkitnas, Mahasiswa Berbagai Elemen Aksi Demo Didepan Istana Negara Jakarta
Thursday 21 May 2015 06:33:13

Tampak suasana aksi demo berbagai elemen Mahasiswa di depan Istana Negara Jakarta, memperingati Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2015.(Foto: BH/mnd)
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei 2015 pada hari Rabu di depan Istana Negara diwarnai dengan aksi unjuk rasa sekitar seribuan Mahasiswa dari berbagai elemen Mahasiswa; HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), BEM Nusantara, Keluarga Besar Mahasiswa UBK (Universitas Bung Karno), Hima Asauliyah, Hima Persis dan lainnya.

Aksi Unras mahasiswa yang nampak berkoalisi ini berlangsung pada siang hari hingga sore hari, masing-masing dari himpunan Mahasiswa tersebut membawa atribut dengan jaket kampusnya, Bendera, Spanduk serta mobil komando, dan merekapun bergantian satu persatu menyuarakan kritikan, dan tuntutan kepada Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-JK yang dianggap mereka tidak mampu mensejahterakan rakyat Indonesia. Maka salah satu tuntuan dalam aksi tersebut meminta Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mundur dari jabatannya.

"Kami menuntut, Pertama, meminta Jokowi-JK untuk mundur dari jabatannya, yang Kedua, meminta DPR segera melaksanakan sidang Paripurna untuk mengambil keputusan dan menggunakan hak angketnya, segera melaksanakan Sidang Istimewa memutuskan Jokowi-JK mundur dari jabatannya," tegas Beni Pramula, selaku Koordinator dan Ketua BEM dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah saat berpidato di depan massa mahasiswa, yang menggelar aksi unjuk rasa ini didepan Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Nampak juga saat aksi yang awalnya dilangsungkan secara damai, para mahasiswa selain membakar ban, mereka berupaya untuk menarik pagar berduri yang telah terpasang untuk membatasi area taman yang ada di depan istana negara Jakarta.

Dampak dan efek dari aksi Unras yang berlangsung inipun berimbas dengan kemacetan di beberapa arah dan jalan umum yang ada di kitaran Istana (jalan merdeka), karena jalan ditutup sementara selama aksi unjuk rasa berlangsung.(bh/mnd)


 
Berita Terkait Demo Didepan Istana Negara
 
• Kecam Pengibaran Bendera HTI, Gerakan Jaga Indonesia Kibarkan Ribuan Merah Putih
 
• Tuntut Ekonomi dan Demokrasi, Aliansi Mahasiswa UMJ Aksi Unjuk Rasa di Depan Istana Negara
 
• Buruh dan Mahasiswa Bersatu; KSPI Desak Mahasiswa yang Ditangkap Segera Dibebaskan
 
• Demo Mahasiswa di Depan Istana Berakhir Ricuh, 9 Orang Diamankan
 
• Usai Demo Menagih Janji Manis Jokowi - JK, BEM SI Shalat Magrib Berjamaah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]