Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

White Crime    
 
Kasus Bioremediasi Chevron
Hari Rabu, Hasil Uji Lab Bioremediasi Akan Diumumkan Kejaksaan
Tuesday 19 Jun 2012 00:07:34

Ilustrasi (Foto: Ist)
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) akan hasil uji laboratorium kasus bioremediasi PT Chevron pada pekan depan. "Sekitar hari Rabu (20/6), hasil uji lab sample tanah dari proyek biomerediasi bisa diumumkan," kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus), Andhi Nirwanto saat dihubungi wartawan, Senin (18/6).

Andi menambahkan, pihak juga menunjuk satu ahli yang sifatnya independen. Guna uji laboratorium tersebut besifat terbuka dan fair."Kami juga menunjuk dan meminta bantuan Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan,” tambahnya.

Sebelumnya penyidik satuan khusus (satsus) pada JAM Pidsus menunjuk Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Pusarpedal) Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan uji laboratorium terhadap tanah yang berada di lokasi eksplorasi dan eksploitasi pertambangan PT CPI. Kemen-LH ini dianggap sebagai pihak netral dalam melakukan penyidikan.

Setelah contoh tanah diberikan semuanya ke Pusarpedal Kemen LH, ternyata sumber daya di laboratorium itu tidak bisa meneliti salah satu kandungan yang ada di dalam tanah hasil bioremediasi. Kandungan tersebut adalah THP atau Total Petroleum Hidrokarbon.

Penyidik mengembalikan lokasi uji laboratorium tersebut kepada laboratorium sarana dan prasarana Kejagung. Uji laboratorium pun mulai dilakukan pada 13 Juni 2012 lalu. Selain menyiapkan ahli, penyidik juga meminta Chevron untuk mengajukan ahli.

Hasil dari penelitian itu akan dilampirkan dalam berkas perkara dan dijadikan barang bukti dalam kasus bioremediasi fiktif Chevron yang telah ditetapkan tujuh orang tersangka. Hasil penelitian tersebut akan digunakan sebagai alat bukti berkas perkara para tersangka. (dbs/spr)



 
Berita Terkait Kasus Bioremediasi Chevron
 
• Penyidik Kejagung Belum Mampu Hadirkan Tersangka Kasus Chevron
 
• Kasus Chevron, ‎​​Kejagung Banding Atas Vonis Bahtiar Abdul Fatah
 
• Kasus Chevron 20 Juta Dollar, Kejagung Panggil Tersangka AT
 
• 3 Terdakwa Chevron Divonis Ringan, JPU Ajukan Banding
 
• Kasus Bioremediasi Chevron: Tegakkan Hukum dan Keadilan
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]