Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
TNI
Hari Kedua, Ratusan Ribu Warga Tumpah di Monas
Sunday 07 Oct 2012 16:22:17

Kerumunan Pengunjung yang Menyaksikan Alutista di Peringatan Hari Jadi TNI (Foto: BeritaHUKUm.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Memperingati hari jadi yang ke 67 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mengadakan kegiatan akbar pameran produk alutsista TNI di Monas, acara yang rencana berlangsung selama 3 hari, dibuka sejak kemarin 6 Oktober dan akan berakhir besok malam Senin 8 Oktober. Hingga hari ini tercatat lebih dari ratusan ribu warga DKI maupun masyarakat luar DKI serta turis asing hadir di Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu (7/10).

Nampak yang paling banyak mendapat perhatian warga DKI, 5 buah Helikopter tempur yang terparkir dan bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berfoto, ini menjadikan warga mengenal dekat persenjataan yang dimiliki TNI, seperti Heli Bolcow buatan Jerman, Heli Serbu Bell 412, Heli Serbu Bell 205 A1 buatan Amerika, Heli Serang MI-35 Buatan Rusia, Heli Serang MI-17 Buatan Rusia.

Dari jenis persenjatan pasukan Angkatan Darat Kavaleri, ada yang berasal dari PT. Pindad, buah karya anak bangsa. Produk luar negeri yang turut meramaikan antara lain, ada Panser Ferret dan Panser Saladin buatan Inggris, Tank Stuart dan Tank Comando Scrud dari Amerika, serta masih banyak lagi persenjataan TNI yang di pamerkan di Silang Monas dengan kemeriahan acara musik band dari TNI.

ditemui dalam tenda media center TNI, Dispen Kolonel Zainal M, mengatakan ke pada BeritaHUKUM.com, “Selain memperingati hari jadi TNI yang ke 67, juga bukti pertangungjawaban TNI pada masyarakat, sehinga masyarakat mengetahui alutsista yang terbaru dan yang lama, namun masih layak dipakai. Pameran ini pertama kali dilakukan, dan kami tidak menyangka antusias masyarakat yang begitu besar. Semakin siang malah semakin banyak yang berdatangan, diperkirakan dua hari acara ini sudah menyedot lebih dari seratusan ribu warga DKI dan sekitarnya. Untuk kedepan kami mencoba mengevaluasi acara ini dahulu, sebelum akhirnya memutuskan apa akan ada acara tahun berikutnya,” pungkas Perwira tiga bunga ini.(bhc/put)


 
Berita Terkait TNI
 
Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
 
Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
 
Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
 
Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
 
Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]