Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
BBM
Harga BBM di Mulia Capai Rp 150.000/Liter
Wednesday 16 Jan 2013 08:57:00

Penjual Bensin Eceran.(Foto: Ist)
PUNCAK JAYA, Berita HUKUM - Harga BBM di Mulia, ibukota Kabupaten Puncak Jaya, terutama jenis bensin dan solar saat ini ditingkat pengecer mencapai 150.000/liter. Kenaikan harga yang melambung tinggi itu, membuat sebagian tukang ojek terpaksa harus membelinya.

Mahalnya harga BBM di Mulia disebabkan terbatasnya transportasi baik melalui udara maupun darat. Beberapa tukang ojek yang ditemui mengakui terpaksa membeli dengan harga mahal karena susah mendapatkannya.

"Kami terpaksa membeli dengan harga tinggi karena di agen sudah tidak ada persediaan," ungkap Umar, salah satu tukang ojek, Rabu (16/1).

Sementara salah satu agen penyaluran BBM yang beroperasi di Mulia yakni agen penyaluran minyak solar (AMPS) Alda Chris Papua secara terpisah mengakui terjadinya kelangkaan BBM akibat keterbatasan angkutan.

"Kami kesulitan angkutan, padahal BBM yang menjadi tanggung jawab kami untuk disalurkan saat ini sudah berada di Wamena," katanya yang mengaku pelaksana tugas AMPS Alda Chris Papua Devi Thenu, seperti yang dikutip dari antaranews.com, pada Rabu (16/1).

Dia menambahkan, informasi yang diterima terakhir BBM sudah diangkut melalui jalan darat Wamena-Mulia yang diharapkan segera tiba di Mulia.

AMPS Alda Chris Papua sendiri mendapat alokasi penyaluran bensin sebanyak 30 kl dan solar 8 kiloliter. Di tingkat agen, harga BBM yakni jenis bensin dan solar mencapai Rp 4.500/liter.

Lama perjalanan Wamena-Mulia biasanya dapat ditempuh selama sekitar delapan jam, namun saat ini lebih lama akibat jalan rusak dan cuaca tidak bersahabat akibat hujan yang senantiasa turun.(ant/bhc/rby)


 
Berita Terkait BBM
 
• Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Kasus Pengetap BBM Bersubsidi Ilegal 6 Bulan Penjara
 
• Ratna Juwita Tolak Keras Rencana Pengemudi Ojol Tidak Dapat Subsidi BBM
 
• Legislator Minta Pemerintah Turunkan Harga BBM Bersubsidi Agar Inflasi Terkendali
 
• BPH Migas dan Polri Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Distribusi BBM Subsidi 1,42 Juta Liter
 
• Pemerintah Harus Perhatikan Keluhan Masyarakat Terkait Kualitas BBM Pertalite
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]