Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Hanura
Hanura Tolak RUU Pilpres Ditarik dari Prolegnas
Thursday 24 Oct 2013 08:35:19

Ilustrasi, Wiranto, Ketua Partai Hanura mendapatkan nomor urut 10 untuk Partai Peserta Pemilu 2014, saat di KPU Jakarta.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Fraksi Hanura bersikukuh untuk meneruskan pembahasan RUU Pilpres. Sebelumnya RUU Pilpres diajukan untuk ditarik dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) dalam Rapat Paripurna Selasa (22/10) lalu.

"Yang jelas kami dari Partai Hanura tetap menolak bila RUU Pilpres ditarik dari Prolegnas. Menurut kami RUU Pilpres sangat penting untuk diselesaikan karena proses pembahasannya yang telah berlangsung lama," ujar Sekretaris Fraksi Hanura, Saleh Husin di Hotel Intercontinental, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (23/10) malam.

Meski menolak untuk dicabut, ia menekankan bahwa Hanura sama sekali tidak berniat untuk mengubah Presidential Treshold (PT). Hanya saja Hanura menyayangkan bila pembahasan tersebut dihentikan hanya karena faktor yang tidak mendesak, seperti yang dikutip dari detikcom.

"Ada kecenderungan partai-partai besar itu sengaja untuk menunda-nunda pembahasan RUU Pilpres, karena mereka sudah yakin aman sehingga takut posisinya tergeser. Makanya kalaupun dilanjutkan, kemungkinan mereka juga akan memperlama," imbuhnya.

Menurutnya Partai Hanura akan menerima berapapun persentase PT yang diputuskan. Jalan koalisi masih bisa ditempuh nantinya jika perolehan suara partainya kurang.

"Tapi kalau boleh berpendapat, kami akan sampaikan kalau yang boleh mengajukan capres itu partai yang menduduki parlemen. Kan sudah diatur di undang-undang itu kalau capres diusung peserta Pemilu. Yang jelas pada Paripurna nanti kita akan ngotot menolak RUU Pilpres dicabut dari Prolegnas. Kalau tidak bisa mufakat ya terpaksa harus voting," pungkasnya.(bag/dtk/bhc/sya)


 
Berita Terkait Partai Hanura
 
• Hanura Usul Pembentukan UU Pembuktian Terbalik Soal Harta Kekayaan Pejabat Negara
 
• Pecah Lagi, Konflik OSO-Wiranto Bikin Hanura Makin Tak Diperhitungkan di Pilkada 2020
 
• Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai
 
• Desak Polisi Tersangkakan Komisioner KPU, Ribuan Kader Hanura Geruduk Polda Metro Jaya
 
• Aswanto SH Putra Asli Bengkulu Bacaleg Partai Hanura untuk DPR RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]