Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Pemilu    
 
Partai Hanura
Hanura Optimis Wiranto-Hary Akan Menang dengan Kerja Keras
Thursday 18 Jul 2013 23:24:35

Politisi Partai Hanura Susaningtyas NH Kertopati (tengah).(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemilu 2014 yang akan berlangsung pertengahan tahun, namun terlihat jelas tahun ini seluruh Partai yang lolos telah berlomba-lomba meraih simpati publik dengan berbagai program untuk rakyat, demi kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusung masing-masing Partai.

Seperti Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dengan No urut 10 Partai peserta Pemilu 2014 yang semakin nampak sepak terjangnya, guna memenangkan pasangan mantan Jenderal Wiranto dan pengusaha Hary Tanoesoedibjo pada pemilihan Presiden 2014 mendatang.

"Kerja keras bagaimana kita bisa meyakinkan publik, bahwa ini pilihan terbaik yang kelak dapat memimpin. Memang ini bukan pekerjaan mudah, tapi kita harus lakukan. Kita tidak bisa main-main lagi. Kita tetap optimis dalam artian melihatnya sebagai suatu tantangan," kata politisi Partai Hanura Susaningtyas NH Kertopati yang juga sebagai Caleg Hanura untuk DPR RI No 1 Dapil Jawa Tengah kepada Wartawan usai menghadiri diskusi bertajuk 'Peluang Wiranto - Hary dalam Pilpres 2014' di kantor DPP Perindo, Jalan Diponegoro 29, Menteng Jakarta, Rabu (17/7).

Susaningtyas menjelaskan, bahwa kerja keras dilakukan oleh seluruh unsur Partai termasuk juga Caleg-caleg yang diusung Partai Hanura. Hal ini guna menyampaikan kepada publik cita-cita dan visi misi partai bersama pasangan Wiranto - Hary. "Kerja keras seluruh kader Hanura untuk melakukan hal-hal yang luar biasa dengan simpul-simpul politik yang ada. Bukan cuma sekedar asal nyaleg," ujar Nuning.(bhc/mdb)


 
Berita Terkait Partai Hanura
 
Hanura Usul Pembentukan UU Pembuktian Terbalik Soal Harta Kekayaan Pejabat Negara
 
Pecah Lagi, Konflik OSO-Wiranto Bikin Hanura Makin Tak Diperhitungkan di Pilkada 2020
 
Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai
 
Desak Polisi Tersangkakan Komisioner KPU, Ribuan Kader Hanura Geruduk Polda Metro Jaya
 
Aswanto SH Putra Asli Bengkulu Bacaleg Partai Hanura untuk DPR RI
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]