Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Internasional    
 
Palestina
Hamas Menyatakan 'Siap' Gencatan Senjata
Saturday 05 Jul 2014 10:03:41

Pemakaman Mohammad Abu Khdair sempat tertunda karena pemeriksaan autopsi.(Foto: Istimewa)
PALESTINA, Berita HUKUM - Hamas menawarkan penghentian serangan roket jika Israel menghentikan serangan udara terhadap Jalur Gaza. Sebuah sumber kelompok militan Palestina Hamas mengatakan pejabat intelijen Mesir menjadi penengah kemungkinan gencatan senjata setelah terjadinya peningkatan bentrokan.

Sumber tersebut mengatakan kepada BBC "hubungan intensif" di antara kelompok Hamas dan sejumlah pejabat Mesir "berhasil mencapai perdamaian baru antara Hamas dan Israel dan kesepakatan gencatan senjata akan diumumkan segera".

Israel menyatakan tembakan sporadis dari Gaza masih berlanjut. Beberapa roket dan mortir jatuh tanpa menimbulkan korban. Terjadi ketegangan di Jerusalem Timur menjelang rencana pemakaman seorang remaja Palestina yang terbunuh.

Bentrok sudah terjadi selama dua hari antara warga Palestina bertopeng dan polisi Israel karena penculikan dan pembunuhan Mohammed Abu Khdair yang berumur 17 tahun.

Tujuan pembunuhannya belum diketahui secara pasti tetapi kemungkinan sebagai pembalasan pembunuhan tiga remaja Israel baru-baru ini di daerah pendudukan Tepi Barat.

Polisi Israel sedang melakukan penyelidikan.

Pemakaman remaja ini telah ditunda sehingga meningkatkan ketegangan.
Polisi mengatakan mereka akan menyerahkan jenazah kepada keluarga setelah sembahyang Jumat.

Sementara, Ribuan warga Palestina menghadiri pemakaman seorang remaja, Mohammad Abu Khdair, yang dibunuh di Jerusalem Timur awal pekan ini.

Sambil mengiringi jenazah, mereka meneriakkan yel-yel dan mengibar-ibarkan bendera Palestina di jalan-jalan Jerusalem Timur menuju pemakaman di distrik Shuafat.

Situasi tetap tegang dan terjadi bentrokan kecil antara pemuda Palestina yang marah dan polisi Israel.
Pemakaman Mohammad Abu Khdair, 17, sempat tertunda karena pihak berwenang masih melakukan autopsi. Semula pemakaman direncanakan akan dilakukan Kamis kemarin (3/7).

Beberapa pejabat Israel menyerahkan jenazah Mohammad Abu Khdair pada Jumat (4/7). Dikatakan terdapat luka bakar parah pada jenazah sehingga memperlambat proses identifikasi.

Keluarga remaja itu menyatakan keyakinan bahwa putra mereka dibunuh dalam serangan balas dendam atas penculikan dan pembunuhan tiga remaja Israel bulan lalu.

Kematian remaja-remaja tersebut membuat ketegangan antara Israel dan Palestina mencapai titik tertinggi selama tahun-tahun terakhir.

Sebagai salah satu jalan mengurangi ketegangan, kelompok militan Palestina, Hamas, dilaporkan sepakat melakukan gencatan senjata dengan Israel.

Sumber-sumber Hamas mengatakan mereka siap menghentikan serangan roket terhadap Israel bila Israel menghentikan serangan udara ke Gaza.(BBC/bhc/sya)


 
Berita Terkait Palestina
 
• Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
 
• Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
 
• Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
 
• Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
 
• Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu
• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah
• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]