Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
PN Jakarta Pusat
Hakim Tuty Bersidang Tunggal di PN Jakpus
2020-04-17 16:18:46

JAKARTA, Berita HUKUM - Ditengah merebaknya pandemi Covid 19 saat ini, persidangan pun dilakukan secara Online. Namun ada hal yang menarik menjadi pertanyaan terkait Majelis Hakim Tuty Haryati SH MH, yang kerap bersidang tunggal. Sehingga menjadi buah bibir dari sebahagian pengunjung sidang.

Mengingat perkara yang disidangkan adalah tolaan, atau perkara perkara pidana biasa yang harusnya diperiksa dan diadili dengan majelis lengkap, dalam persidangan yang berlangsung pada di ruang sidang Oemar Seno Adji 2, PN Jakarta Pusat, pada Kamis (16/4).

Terkait sikap hakim yang bersidang tunggal tersebut ketika dikonfirmasi langsung melalui telpon WhassApp kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Dr Yanto SH MH, pada Jumat (17/4), dia mengatakan agar wartawan menegur hakim tersebut. Padahal tidak ada kewenangan wartawan menegur hakim itu.

Sementara Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung, Dr Andi Samsan Nganro SH MH ketika dipertanyakan langkah dan tindakan apa yang dikenakan kepada hakim tersebut, yang kerap bersidang tunggal dalam perkara pidana biasa. Mantan ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ini mengatakan dalam menyikapi situasi dan kondisi penyebaran virus corona atau Covid-19, MA memberikan izin kepada hakim Tingkat Pertama untuk bersidang dengan hakim tunggal.

"MA memberikan izin kepada hakim Tingkat Pertama untuk bersidang dengan hakim tunggal, tetapi implementasinya dalam perkara yang bagaiman diserahkan kepada ketua PN setempat. Terkait perkara di PN Jakarta Pusat yang disidangkan dengan hakim tunggal sebaiknya ditanyakan kepada Ketua PN Jakarta Pusat," tandasnya via WhassApp, pada Jumat (17/4) di Jakarta. (bh/ams)


 
Berita Terkait PN Jakarta Pusat
 
Sah, Liliek Prisbawono Adi Jadi Ketua PN Jakarta Pusat
 
Ketua MA Pantau Sidang Teleconference di PN Jakpus
 
Hakim Tuty Bersidang Tunggal di PN Jakpus
 
PN Jakarta Pusat Paling The Best
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI
Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
Untitled Document

  Berita Utama >
   
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum
Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas
Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]