Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Peradilan    
 
Praperadilan
Hakim Praperadilan Raffi Ahmad Dilaporkan ke KY
Thursday 21 Mar 2013 18:43:09

Gedung Komisi Yudisial.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim kuasa hukum Raffi Ahmad melaporkan hakim tunggal Sigit Sutriyono yang memimpin jalannya proses sidang praperadilan Raffi Ahmad di Pengadilan Negeri Jakarta Timur ke Komisi Yudisial. Pelaporan ke KY lantaran Hakim Sigit diduga melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim yang merendahkan martabat hakim.

"Bahwa kami telah menyampaikan pengaduan ke KY atas adanya dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim yang dilakukan oleh Hakim Tunggal Sigit dalam perkara permohonan praperadilan terhadap BNN di PN Jakarta Timur," ujar salah satu kuasa Hukum Raffi, Sahat Tua Situngkir di Komisi Yudisial, Rabu (20/3).

Sahat menjelaskan, pelaporan itu bermula saat Hakim Sigit memerintahkan kepada BNN untuk menghadirkan Raffi Ahmad di persidangan praperadilan tersebut. Namun perintah itu tidak dipatuhi oleh BNN, tetapi malah meminta Hakim Sigit untuk mengeluarkan penetapan. Hakim Sigit beranggapan bahwa untuk menghadirkan Raffi tidak perlu adanya penetapan, karena apa yang ia ucapkan secara lisan adalah penetapan hakim.

Lebih lanjut Sahat menambahkan, perintah Hakim Sigit tersebut hingga kini tidak dipenuhi oleh BNN. Ironisnya, Hakim Sigit tidak menegur BNN dan tidak mengambil tindakan terhadap pelanggaran hukum tersebut. Bahkan, hakim justru mendiamkan dan tidak menjatuhkan sanksi kepada BNN yang melawan perintah hakim dalam persidangan.

Sahat meminta KY untuk melakukan pemeriksaan terhadap Hakim Sigit dan menjatuhkan sanksi seusai dengan aturan yang berlaku demi tegaknya profesi hakim.

"BNN harusnya mematuhi peraturan hakim. Namun, hakim tidak menegur BNN dan tidak mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum tersebut. Permintaan kami menghadirkan Raffi kan disetujui hakim, tapi Raffi tidak dihadirkan," katanya.

Sementara itu Juru Bicara KY Asep Rahmat Fajar menegaskan, pihaknya siap memproses laporan dari tim kuasa hukum Raffi Ahmad tersebut. KY akan menelaah semua dokumen tersebut, untuk selanjutnya akan diputuskan apakah bisa ditindaklanjuti ke tahap berikutnya atau tidak.

"Sesuai wewenang yang diamanatkan oleh UU, KY akan memproses setiap laporan yang masuk terkait dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim. Termasuk laporan atas hakim dalam perkara praperadilan Raffi Ahmad ini. Sebagai langkah awal, sesuai SOP yang dimiliki, KY akan menelaah semua dokumen laporan tersebut dan selanjutnya akan diputuskan apakah bisa ditindaklanjuti tahap berikutnya atau tidak," kata Asep Rahmat menutup wawancara saat dihubungi secara terpisah.(ky/bhc/rby)


 
Berita Terkait Praperadilan
 
Permohonan Praperadilan Tom Lembong Ditolak, Jampidsus Lanjutkan Penyidikan
 
Tok..! Penetapan Tersangka Pegi Setiawan Kasus Vina Batal Demi Hukum
 
Diduga Tetapkan Tersangka Korupsi Tanpa Bukti, Kejari Samarinda di Praperadilan
 
Terkait Praperadilan Setnov, MA: Putusan Praperadilan Tidak Hilangkan Perbuatan Pidana
 
Putusan Prapid Siwaji Raja Keberadaannya Simpang Siur
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]