Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Haedar Nashir: Mengajak Orang untuk Menyelamatkan Bangsa Itu Musuhnya Berat
2017-06-24 14:46:20

Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk memimpin sebuah negeri diperlukan saja'ah atau berani dalam mengambil risiko, bersamaan dengan itu ada keyakinan bahwa apa yang dilakukannya merupakan sebuah kebenaran. Menteri Kelautan dan Perikanan(KKP), Susi Pudjiastuti, merupakan satu dari sekian pemimpin bangsa yang memiliki sifat tersebut.

Hal demikian disampaikan Haedar Nashir, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat hadir dan memberikan tausyiyah dalam acara silaturahim dan buka puasa bersama jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di kawasan Widya Chandra Jakarta, Rabu (21/6) lalu.

"Jadi orang-orang yang berani, benar, jujur, tulus dan yang ingin melakukan perubahan jumlahnya memang sedikit, tetapi itulah yang dibutuhkan negeri ini, oleh umat dan semesta ini karena ketulusan dan kejujuran akan membuat kita selamat," papar Haedar.

Seringkali banyak orang menentang sebuah perubahan, termasuk perubahan yang dilakukan oleh kementerian kelautan dalam mengatasi permasalahan kelautan dan perikanan. Menurut Haedar tentangan itu disebabkan oleh alam pikiran seseorang yang mengalami disorientasi.

Dalam Islam terdapat konsep islah atau membangun, bukan hanya sekedar membangun, tetapi lebih dari itu islah ialah membangun dengan tidak menimbulkan kerusakan. Sementara lawan dari islah adalah fasad atau perusak dengan salah satu cirinya yakni isrof atau berlebihan bahkan serakah.

Maka Haedar selalu berpesan kepada para pejabat negara agar menggunakan amanah itu sebaik-baiknya untuk islah. "Membangun yang membawa dampak kemaslahatan untuk orang banyak meski merugikan sebagian orang yang fasad. Ini perlu keberanian moral dan itulah yang ditunggu oleh rakyat dari para pemimpin," pungkasnya.

Mengajak orang untuk menyelamatkan bangsa dan negara itu merupakan sebuah pendakian dan musuhnya memang berat, namun Haedar menegaskan agar percaya bahwa perbuatan baik itu memiliki jalan sendiri, maka kita harus memiliki keyakinan tersebut.(raipan/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
• Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
• Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
• Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
• Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
• 106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]