Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Islam
Haedar: Jadilah Generasi Muda Muslim yang Beriman dan Berilmu Luas
2019-06-06 04:47:52

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. K.H. Haedar Nashir, M.Si.(Foto: Istimewa)
KULONPROGO, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir ajak generasi muda muslim untuk hidup lebih seksama dalam mengarungi masa depan yang penuh tantangan.

"Jadilah generasi muda "qurrata 'ayunin' dan "ulul albab" yang senantiasa berdzikir dan berpikir, giat ke masjid, berbuat baik dan berbakti kepada kedua orang tua, gemar menuntut ilmu, bekerja keras, mandiri, gigih, bertanggungjawab, dan menjadi orang-orang berakhlak mulia sekaligus unggul dalam segala bidang kehidupan," seru Haedar dalam isi khutbah idulfitri yang disampaikan pada Rabu (5/6) di Alun-Alun Wates, Kulonprogo.

Haedar mengimbau agar kaum muda muslim melangkah ke depan jauh lebih baik dari generasi sebelumnya.




"Kalau ada masalah selesaikan dengan cara damai dan berkeadaban mulia, jauhi kekerasan dan tindakan-tindakan yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat luas," jelas Haedar.

Jadilah generasi yang beriman dan berilmu luas untuk meraih masa depan yang lebih baik dan berdaya saing tinggi sehingga dinaikkan derajat kehidupannya oleh Allah sebagaimana firman-Nya: "...Yarfa'illahu ladzina amanuu minkum wa ladzina uutul-ilma darajatin..." Allah akan mengangkat orang-orang beriman dan berilmu beberapa derajat. (QS Al-Mujadilah: 11).

"Raihlan masa depan sebagai generasi milenial yangberiman, berilmu, beramal shaleh, dan berkemajuan sebagai umat terpilih atau "khaira ummah". Ingatlah bahwa masa depan itu milik umat yang bertaqwa dan bersungguh-sungguh," pungkas Haedar.

Hadir dalam shalat idulfitri tersebut Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, dan Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo.(muhammadiyah/bh/sya)



 
Berita Terkait Islam
 
Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Pembiayaan 'Etalase Dunia' Masjid Raya Bandung
 
Sejarah Kuil Rama di Ayodhya Dibangun Setelah Umat Hindu Merobohkan Masjid Berusia 500 Tahun
 
Forum Umat Islam Bersatu Laporkan Zulkifli Hasan ke Bareskrim Polri
 
Pembakaran Al Quran di Swedia, Legislator Ingatkan: Ini Bisa Melukai Hati Umat Islam Sedunia
 
LDII Sebut Muhammadiyah Kakak Tertua
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"
Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali
SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat
Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]