Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Hadirnya Pusat Kegiatan Masyarakat di Rusun Muara Baru Meningkatkan Kualitas Hidup Kaum Marginal
Tuesday 28 Jul 2015 21:32:22

Aryo Djojohadikusumo, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, yang turut hadir dalam peresmian PKM Wadah Al-Hikmah di Rusun Muara Baru Blok 9, Penjaringan, Jakarta Utara pada, Selasa (28/7).(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Didirikannya banyak rumah susun (Rusun) diperkotaan sebagai salah satu alternatif perumahan Rakyat Indonesia memberi banyak dampak sosial budaya. Anak-anak yang tadinya tingal dirumah-rumah petak, sekarang tinggal di rumah susun yang mempunyai kebiasaan yang berbeda dan kompleksitas tertentu. Apabila tidak dipersiapkan sejak dini, maka tinggal di rusun akan menimbulkan masalah-masalah lain seperti soal kebersihan, lingkungan, keamanan dan masalah sosial lainnya.

Mempersiapkan masyarakat yang tinggal di Rusun, tentu bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi juga menjadi kewajiban sosial bersama. “Untuk itu, kehadiran Pusat Kegiatan Masyarakat WADAH Al-Hidayah menjadi sangat penting,” ujar Aryo Djojohadikusumo, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, yang turut hadir dalam peresmian PKM Wadah Al-Hikmah di Rusun Muara Baru Blok 9, Penjaringan, Jakarta Utara pada, Selasa (28/7).

Hadirnya PKM WADAH Al-Hidayah di rusun Muara Baru adalah satu bentuk komitmen Yayasan Wadah Titian Harapan untuk mendampingi dan mengawal masyarakat dalam menghadapi perubahan sosialnya melalui pendidikan. “Harapannya, kualitas hidup sosial dan pendidikan masyarakat pada umumnya serta anak-anak khususnya, menjadi lebih baik,” imbuh Aryo, yang berasal dari daerah pemilihan DKI Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu.

"Selain itu, PKM Wadah Al-Hidayah dapat menjadi pusat pendidikan yang berorientasi membangun kepedulian pada lingkungan hidup dan kebersihan lingkungan. Sehingga masyarakat dan anak-anak ini juga bisa menjaga rusun yang ditempatinya saat ini. Apalagi banyak dari mereka yang tinggal di rusun muara baru ini merupakan warga relokasi dari dampak normalisasi waduk pluit," tutur Aryo yang saat ini duduk sebagai Anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi masalah energi, sumberdaya mineral, dan lingkungan hidup.

Ia pun berharap masyarakat dan anak-anak yang bergabung dalam PKM tersebut bisa menjaga lingkungan sekitarnya. Sebab, pendidikan dan pengetahuan tentang menjaga kebersihan lingkungan demi terciptanya kehidupan yang sehat, perlu dimulai sejak usia dini dimulai dari keluarga dan lingkungan, kata Aryo mengakhiri pendapatnya

Selain Aryo, turut hadir pula Hashim Djojohadikusumo dan Anie Hashim Djojohadikusumo selaku Pendiri dan Pembina Yayasan Wadah Titian Harapan dalam peresmian PKM Wadah Al Hidayah di kawasan Rusun Muara Baru, Jakarta Utara tersebut.(pg/bh/sya)


 
Berita Terkait Partai Gerindra
 
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
 
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
 
Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
 
Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]