Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Nusantara    
 
Muhammadiyah
Hadiri Halaqah Kebangsaan, Para Tokoh Partai Sampaikan Terima Kasih Kepada Muhammadiyah
2018-04-13 06:36:48

JAKARTA, Berita HUKUM - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Halaqah Kebangsaan Bersama jajaran petinggi partai politik di kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya 62, Jakarta Pusat, Kamis (12/4). Halaqah kebangsaan ini bertajuk memperkuat demokrasi dan memajukan bangsa.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengapresiasi terhadap Pimpinan Pusat Muhammadiyah menginisiasi kegiatan Halaqah Kebangsaan kembali kepada arah cita-cita Indonesia merdeka di tahun politik ini.

"Kebersamaan, persaudaraan, saling menghormati, saling menghargai dalam kontestasi politik lima tahunan itu soal biasa, namun tetap harus saling menjaga diri, jangan saling mengadu domba, menjaga perasaan bangsa," ujarnya.

Sementara itu Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman mengatakan bahwa Muhammadiyah sudah mengundang untuk acara ini jauh-jauh hari, sehingga tidak ada hubungannya kejadian politik satu dua hari kemarin. "Kami sangat senang dengan diskusi ini, karena ini halaqah kebangsaan, buat kami ini kesempatan baik menjadi tempat sharing gagasan antar parpol dan ormas. Semua parpol diberi kesempatan untuk berbicara bagaimana demokrasi ini bisa menjadi lebih kuat dan secara nasional bangsa ini menjadi maju", kata Sohibul Iman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto juga mengucapkan rasa terima kasih kepada PP Muhammadiyah lantaran banyaknya tokohnya yang bergabung di Golkar.

"Sekarang kan ada kader Muhammadiyah yang kita sebut hibrid di Muhammadiyah dan di Partai Golkar. Jadi tentu kami sebagai partai yang terbuka kami juga terbuka menerima kader-kader terbaik bangsa, dari mana pun, apalagi dari Muhammadiyah," kata dia.

Petinggi parpol yang hadir adalah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang diwakili oleh Ketua DPP Yahya Zaini, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua umum PPP Romahurmuziy dan Ketua umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Ada pula Wasekjen PDIP Ahmad Basarah, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Demokrat Muhammad Jaffar Hafsah, Ketua DPP Nasdem Hasan Aminuddin dan Zulnahar Usman dari Hanura.

Hadir pula Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Ketua umum PSI Grace Natalie, Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, Ketua umum Garuda Ahmad Ridha Sabana serta Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noer.(dzar/muhammadiyah/bh/sya)


 
Berita Terkait Muhammadiyah
 
Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!
 
Kalender Hijriah Global Tunggal: Lompatan Ijtihad Muhammadiyah
 
Jusuf Kalla Sebut Pikiran Moderat Haedar Nashir Diperlukan Indonesia
 
Tiga Hal yang Perlu Dipegang Penggerak Persyarikatan Setelah Muhammadiyah Berumur 111 Tahun
 
106 Tahun Muhammadiyah Berdiri Tegak Tidak Berpolitik Praktis, Berpegang pada Khittah
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak
Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu
Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat
Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]