Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

EkBis    
 
Tenaga Kerja
Hadir untuk Atasi Masalah Ketenagakerjaan, KAPTEN INDONESIA Dideklarasikan
2019-12-01 17:05:31

Deklarasi, Pelantikan pengurus pusat, dan Rapat Kerja Nasional I Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN INDONESIA) di Apartemen Green Cleosa, Tangerang, Banten, Minggu (1/12) (Foto: BH /mos)
BANTEN, Berita HUKUM - Sebagai solusi dari permasalahan ketenegakerjaan Indonesia khususnya soal pengangguran dengan memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul dan profesional, Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN INDONESIA) dideklarasikan.

Ketua Umum KAPTEN INDONESIA Abdul Rauf menegaskan pihaknya siap hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menyelesaikan masalah-masalah ketenagakerjaan.

"KAPTEN INDONESIA adalah rumah dan pelayan kepada penyedia tenaga kerja dan buruh. Kami terdepan , SDM unggul, profesional, sistem terintegrasi transparan dan sinergi lintas dunia serta bukan hanya menyelesaikan ketenagakerjaan dalam negeri tetapi juga di mata dunia," ujar Abdul Rauf saat membacakan point deklarasi KAPTEN INDONESIA.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan deklarasi, pelantikan pengurus pusat, dan rapat kerja nasional I Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional Indonesia (KAPTEN INDONESIA) di Apartemen Green Cleosa, Tangerang, Banten, Minggu (1/12)

Di tempat yang sama, Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan apresiasinya terhadap deklarasi KAPTEN INDONESIA. "Saya senang sekali dengan deklarasi ini ditengah-tengah persoalan penggangguran. Kita berharap kehadiran KAPTEN bisa menciptakan dan memberikan lapangan kerja bagaimana di dalamnya bisa menyiapkan tenaga kerja dan mengurangi pengangguran di Banten, ke depan tidak hanya organisasi yang dilantik tetapi harus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia khususnya Banten," ucap Wahidin.

Hal senada juga disampaikan anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Siti Mufattahah. "Saya ingin menyampaikan bahwa dengan deklarasi KAPTEN INDONESIA, saya bangga dan bahagia sekali ternyata masih ada yang peduli dengan anak-anak bangsa yang masih membutuhkan sentuhan dari pihak-pihak tertentu. Terutama terkait dengan penggangguran yang meningkat tajam, walaupun banyaknya investasi yang masuk ke Indonesia, namun pengangguran banyak tak terserap,"kata Siti.

Sementara itu, Plt. Dirjen Binapenta PKK Kemenaker, Aris Wahyudi, berharap ke depan agar KAPTEN INDONESIA bisa terus bersinergi dengan pihak-pihak terkait.

"Kami sampaikan penghargaan dan apresiasi atas lahirnya KAPTEN, semoga dengan lahirnya komunitas ini akan bisa ada sinergi yang tentu mengatasi masalah bangsa ini yakni pengganguran yang dapat berdampak pada kemiskinan dan kesenjangan," paparnya.(bh/mos)


 
Berita Terkait Tenaga Kerja
 
• Hadir untuk Atasi Masalah Ketenagakerjaan, KAPTEN INDONESIA Dideklarasikan
 
• KAPTEN INDONESIA Siap Wujudkan SDM Unggul Bertaraf Internasional
 
• Membuka 10 Juta Lapangan Kerja Versus Angkat PNS Baru
 
• Kementerian Ketenagakerjaan Launching Permenaker No 5 Tahun 2018
 
• Nasib Pekerja MediaAxis Berharap pada Putusan Hakim
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
Untitled Document

  Berita Utama >
   
• Gerindra Dorong Tindak Lanjut Suket Tidak Sah Gibran Rakabuming Raka dan Selesaikan secara Konstitusional
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat
• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031
• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]