Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index

Politik    
 
Partai Gerindra
Hadapi Pemilu 2019, Gerindra Gelar Temu Koordinasi Bakom
2018-03-20 17:19:29

Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.(Foto: Istimewa)
JAKARTA, Berita HUKUM - Menjelang Pemilu 2019, DPP Partai Gerindra menggelar Temu Koordinasi pengurus Badan Komunikasi (Bakom) Gerindra secara nasional yang meliputi pengurus DPD seluruh Indonesia dan organisasi sayap partai. Hal tersebut tentunya untuk menyempurnakan koordinasi dan komunikasi terhadap kebijakan yang akan diambil Partai Gerindra dalam persiapan pemenangan pemilu 2019 yang akan datang.

"Kegiatan ini sebagai bentuk penghayatan tentang kebutuhan aktual rakyat yang esensial dalam konteks visi dan misi Partai Gerindra serta adanya ketrampilan yang cukup dalam mengelola komunikasi terhadap isu nasional maupun daerah," ungkap Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo saat memberikan arahan di acara Temu Koordinasi pengurus Bakom Gerindra di kantor DPP Gerindra, Jakarta, Selasa (20/3).

Selain untuk menyempurnakan komunikasi dan koordinasi strategi pemenangan partai, Hashim menjelaskan kegiatan ini juga untuk memberikan bekal kepada pengurus daerah di tingkat provinsi untuk menjadi juru bicara partai di tingkat daerah.

"Para peserta dan pengurus yang hadir diacara ini akan dilatih dalam rangka memperkuat hubungan dengan media untuk menyampaikan pesan-pesan dari partai yang menyangkut masalah di pusat dan daerah," tutur Hashim.

Di sisi lain, Fadli Zon selaku Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra sekaligus Ketua Badan Komunikasi Partai Gerindra menjelaskan target dari kegiatan tersebut tentunya untuk menjadikan Partai Gerindra sebagai partai penyambung lidah rakyat terhadap kebijakan pemerintah yang dirasa tidak berpihak kepada rakyat serta menyelaraskan keputusan partai ditingkat pusat hingga ketingkat daerah.

"Tujuan kegian ini untuk memperoleh masukan mengenai perkembangan pelaksanaan strategi komunikasi Partai Gerindra menjelang Pemilu 2019 dan memperoleh pengayaan materi yang diperlukan dalam mengembangkan komunikasi publik, serta menguatkan jaringan kerja dan memantapkan alur koordinasi," tutur Fadli.

Karena itu, Partai Gerindra akan berjuang semaksimal mungkin dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui kebijakan politik. "Dan fungsi Bakom ini akan terus kita perkuat dalam rangka pemenangan pemilu 2019 nanti," imbuh Fadli.

Dengan kegiatan ini, lanjut Fadli, kedepannya masyarakat bisa mengetahui apa yang telah diperjuangkan oleh Partai Gerindra selama ini serta dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia bahkan mendapatkan kepercayaan yang lebih besar dalam mengemban tugas negara.

"Kita berharap Partai Gerindra bisa menjadi lebih besar lagi kedepannya. Dan tentunya kita juga bisa berjuang melalui jalur politik atas kehendak rakyat untuk kemenangan Pemilu 2019," tandasnya.(rls/ari/ra/gmc/bh/sya)



 
Berita Terkait Partai Gerindra
 
Gara-gara Benur, Gerindra Babak Belur
 
Sindir RY, Gerindra Ingatkan Bahaya DNA Koruptor di Bogor
 
Sandiaga Uno Kembali ke Gerindra dan Tak Incar Posisi
 
Menang Gugatan Pengadilan, Mulan Jameela dkk Siap Menatap Senayan
 
Gerindra: Demi Indonesia, Prabowo Rela Dikecam karena Bertemu Jokowi
 
Untitled Document

 Beranda | Berita Utama | White Crime | Lingkungan | EkBis | Cyber Crime | Peradilan | Pidana | Perdata | Pledoi | Politik | Legislatif | Eksekutif | Selebriti | Pemilu | Nusantara | Internasional | ResKrim | Gaya Hidup | Opini Hukum | Profil | Editorial | Index


  Berita Terkini >>
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

  Berita Utama >
   
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel
Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai
PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus
Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot
Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Untitled Document

Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partners | Info Iklan | Disclaimer

Copyright2011 @ BeritaHUKUM.com
[ View Desktop Version ]